Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Informasi masyarakat kembali menjadi pintu masuk bagi kepolisian dalam mengungkap penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Aceh Tenggara., Tim Opsnal Satresnarkoba bersama Unit Reskrim Polsek Lawe Alas Polres Aceh Tenggara bergerak melakukan penyelidikan. Hasilnya, tiga orang laki-laki yang menguasai dan mengedarkan narkotika jenis sabu berhasil diamankan di Desa Pasir Nunggul, Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ketiga pria tersebut diamankan saat petugas melakukan penyelidikan di kawasan kebun sawit Desa Pasir Nunggul, setelah sebelumnya menerima informasi dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Dari data yang diperoleh, Tiga pelaku yang telah teridentifikasi masing-masing berinisial S.A. (39) dan J.M. (39), warga Desa Pasikh Pekhmate, Kecamatan Lawe Alas Serta J (35) Warga Desa Lawe Kuta Cingkam Kecamatan Lawe Alas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan di sekitar lokasi penangkapan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang merupakan narkotika jenis sabu.

Barang bukti tersebut ditemukan di pohon sawit, tepatnya di atas pelepah sawit, berupa dua buah plastik klip yang masing-masing berisi lima bungkus narkotika jenis sabu dengan berat bruto masing-masing 0,85 gram dan 0,68 gram, serta satu paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik bening dengan berat bruto 0,10 gram.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, barang bukti narkotika jenis sabu yang ditemukan di lokasi tersebut diakui oleh S.A., J.M., dan J. sebagai milik mereka. Selain itu, ketiganya mengaku sehari-hari melakukan aktivitas menjual dan menguasai narkotika jenis sabu.

Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa laporan dan informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian memutus mata rantai peredaran narkotika hingga ke wilayah desa.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo, S.H., S.I.K., CPHR., CBA. melalui Kasi Humas Ipda Patar mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Bersama masyarakat, Polri terus bergerak mempersempit ruang peredaran narkotika demi menjaga generasi dan menciptakan Aceh Tenggara yang aman serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Sumber: Humas Polres Aceh Tenggara

Editor: MN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi, Seorang Kurir Diamankan
Perwira Polda Metro Jaya Terluka Saat Gerebek Gudang Diduga Produksi Uang Palsu di BSD
Monitoring Karhutla Kalbar: 804 Hotspot Terdeteksi, Ketapang Tertinggi
“Misteri Harga Bio Solar Rp13 Ribu/Liter di Tayan Hilir, Publik Pertanyakan Dasar Penetapannya”
“Polsek NA IX-X Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Rumah Kosong, Seorang Pria Diamankan”
Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Polda Aceh dan Masyarakat Subuh Berjamaah serta Zikir di Baiturrahman
Polsek Silat Hilir Ratakan Arena Sabung Ayam di Sungai Mali,Desa Seberu
Bus Perintis Tabrak Motor di Kapuas Hulu, Ibu Tewas dan Anak 9 Tahun Luka-Luka
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi, Seorang Kurir Diamankan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Perwira Polda Metro Jaya Terluka Saat Gerebek Gudang Diduga Produksi Uang Palsu di BSD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Monitoring Karhutla Kalbar: 804 Hotspot Terdeteksi, Ketapang Tertinggi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:36 WIB

“Misteri Harga Bio Solar Rp13 Ribu/Liter di Tayan Hilir, Publik Pertanyakan Dasar Penetapannya”

Berita Terbaru