Perwira Polda Metro Jaya Terluka Saat Gerebek Gudang Diduga Produksi Uang Palsu di BSD

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Selatan, Banten —
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menggerebek sebuah gudang di kawasan industri Taman Tekno BSD, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, yang diduga digunakan sebagai tempat produksi uang palsu, Jumat (21/8/2026) malam.

Dalam operasi tersebut, seorang perwira polisi mengalami luka setelah terkena pecahan kaca ketika petugas melakukan pengamanan di lokasi. Meski demikian, proses penggerebekan tetap dilanjutkan hingga petugas berhasil menguasai area dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Victor D. Mackbon mengatakan, perwira yang mengalami luka tersebut adalah Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Yulianto Timang.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kompol Yulianto mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat penggerebekan. Namun, yang bersangkutan tetap menunjukkan dedikasi dan keberanian dalam menjalankan tugas. Ini merupakan bagian dari risiko penegakan hukum di lapangan,” ujar Victor dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Empat Orang Diamankan

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan empat orang yang saat ini masih berstatus sebagai terduga dan menjalani pemeriksaan untuk mengetahui keterlibatan serta peran masing-masing.

Dari lokasi, penyidik juga menyita sekitar 360.000 lembar kertas yang menyerupai uang pecahan Rp100.000. Selain itu, sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan proses produksi uang palsu turut diamankan.

Barang bukti tersebut antara lain mesin cetak empat warna, mesin potong, printer, mesin pembuat pelat film, mesin sinar ultraviolet (UV), tinta, pelat cetak, laptop, telepon seluler, serta bahan baku kertas.

Polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap barang-barang tersebut untuk memastikan fungsi serta kaitannya dengan dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.

Diduga Diproduksi Sejak Maret 2026

Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam pemberitaan televisi, uang yang diduga palsu tersebut disebut telah diproduksi sejak Maret 2026 dan belum sempat diedarkan secara luas.

Polisi juga mendalami dugaan modus memasukkan uang yang diduga palsu ke dalam transaksi dengan cara mencampurkannya dengan uang asli, termasuk dugaan upaya membawa uang tersebut ke bank swasta.

Namun, informasi mengenai sejauh mana modus tersebut telah dilakukan masih menjadi bagian dari proses penyidikan. Karena itu, belum dapat disimpulkan apakah seluruh uang yang ditemukan telah berhasil masuk ke sistem perbankan atau beredar di tengah masyarakat.

Victor juga menyebut barang yang diamankan memiliki kualitas yang disebut “Grade A”, yang diduga memiliki tingkat kemiripan cukup tinggi secara fisik dengan uang rupiah asli.

Penyidik Telusuri Kemungkinan Jaringan

Polda Metro Jaya masih mendalami perkara tersebut untuk mengetahui siapa saja yang terlibat, termasuk kemungkinan adanya pihak lain di luar empat orang yang telah diamankan.

Penyidik juga menelusuri asal-usul bahan baku, proses produksi, pihak yang menyediakan peralatan, serta dugaan tujuan penggunaan uang yang diproduksi.

” Kami akan terus mendalami rangkaian perkara ini berdasarkan barang bukti dan hasil pemeriksaan. Setiap pihak yang terbukti terlibat akan ditindaklanjuti sesuai fakta penyidikan,” kata Victor.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses hukum masih berjalan dan kepolisian belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai seluruh jaringan maupun pihak-pihak yang diduga terlibat.

Masyarakat Diminta Waspada

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan transaksi menggunakan uang tunai, terutama dengan memeriksa keaslian uang yang diterima.

Masyarakat juga diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan dugaan peredaran uang palsu maupun aktivitas yang mencurigakan terkait produksi atau distribusinya.

Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Dengan demikian, status empat orang yang diamankan tetap sebagai terduga sampai proses hukum menentukan fakta dan pertanggungjawaban masing-masing berdasarkan alat bukti yang sah.

Pengungkapan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pemberantasan uang palsu tidak hanya menyangkut proses pencetakan, tetapi juga perlu menelusuri sumber bahan baku, peralatan, jaringan distribusi, hingga kemungkinan upaya memasukkan uang palsu ke dalam sistem transaksi yang sah.

Sumber: Disadur dari pemberitaan Liputan 6 SCTV dan keterangan Polda Metro Jaya

Editor: MN

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT TNI ke-81, Albert Hutagaol: Pengabdian Prajurit Adalah Kehormatan, TNI Kuat Bersama Rakyat
Didahului Pertengkaran dengan Adik Korban, Pria di Bilah Hulu Diduga Diserang Menggunakan Egrek hingga Terluka Parah
“Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Sei Daun, Membuka Jalan Aman bagi Pelajar dan Warga.”
Dari Bangunan Kosong di Torgamba, Polisi Amankan Seorang Pria dan Tiga Klip Diduga Berisi Sabu
Ketika Warga Membutuhkan, Polri Hadir: Kapolsek Mempawah Hulu Bersama Forkopimcam Berikan Bantuan
GSN di Pangarungan Labusel, Polisi Temukan Alat Isap dan Plastik Klip; SL Masih Dalam Penyelidikan
Disaksikan Forkopimda, Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kg Sabu dan 20.000 Butir Ekstasi
Bukan Sekadar Kecelakaan, Truk Bermuatan Drum di Batang Natal Picu Sorotan Dugaan BBM Ilegal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Sambut HUT TNI ke-81, Albert Hutagaol: Pengabdian Prajurit Adalah Kehormatan, TNI Kuat Bersama Rakyat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Didahului Pertengkaran dengan Adik Korban, Pria di Bilah Hulu Diduga Diserang Menggunakan Egrek hingga Terluka Parah

Rabu, 30 September 2026 - 08:34 WIB

“Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Sei Daun, Membuka Jalan Aman bagi Pelajar dan Warga.”

Senin, 28 September 2026 - 14:19 WIB

Dari Bangunan Kosong di Torgamba, Polisi Amankan Seorang Pria dan Tiga Klip Diduga Berisi Sabu

Selasa, 22 September 2026 - 10:16 WIB

Ketika Warga Membutuhkan, Polri Hadir: Kapolsek Mempawah Hulu Bersama Forkopimcam Berikan Bantuan

Berita Terbaru

Kesehatan

Ikl

Senin, 5 Okt 2026 - 09:08 WIB