Akses Vital Empat Desa, Jembatan Sungai Jitan di Seberu Butuh Penanganan Segera

- Redaksi

Kamis, 17 September 2026 - 05:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAPUAS HULU | GAPERTA.COM — Kondisi Jembatan Sungai Jitan di Dusun Sungai Ringin, Desa Seberu, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menjadi perhatian masyarakat setelah sejumlah bagian konstruksi kayunya mengalami kerusakan.

Jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan sedikitnya empat desa, yakni Desa Seberu, Desa Sungai Sena, Desa Setunggul, dan Desa Baru. Jalur itu juga digunakan masyarakat untuk menuju pusat pemerintahan Kecamatan Silat Hilir maupun menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan pantauan dan dokumentasi yang diterima Gaperta.com, Kamis (17/9/2026), sejumlah bagian lantai dan konstruksi kayu jembatan terlihat mengalami kerusakan. Pada beberapa titik, susunan papan tidak lagi dalam kondisi utuh sehingga pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika melintas.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut disampaikan Kepala Dusun Sungai Ringin, Thomas Edison, bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Seberu, Sugimo. Mereka berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pengecekan serta mengambil langkah penanganan sebelum kerusakan semakin parah.

Thomas Edison mengatakan keberadaan jembatan tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat karena menjadi jalur penghubung antardesa sekaligus akses menuju Kantor Kecamatan Silat Hilir.

Menurutnya, apabila kerusakan tidak segera ditangani, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko bagi pengendara maupun warga yang melintas.

“Kami berharap kondisi jembatan ini segera mendapat perhatian dan ditindaklanjuti pemerintah, karena akses ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Selain digunakan untuk mobilitas warga, jalur tersebut juga mendukung berbagai kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan pemerintahan, serta hubungan antardesa di wilayah Kecamatan Silat Hilir.

Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait dapat segera melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi konstruksi jembatan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.

Sebelum penanganan dilakukan, masyarakat dan pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan serta mengurangi kecepatan ketika melintasi jembatan, terutama pada bagian yang mengalami kerusakan.

Warga berharap perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga akses penghubung empat desa tersebut kembali aman dan layak digunakan.

Reporter: Maurianus Ajan

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Optimalisasi Aset Negara: KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Teken Perjanjian Tukar Menukar BMN
Jembatan Gantung Sungai Ringin Rusak Parah, Keselamatan Anak Sekolah dan Petani Terancam: Pemerintah Diminta Jangan Menunggu Korban!
PPN RU II Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salur 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
POLEMIK AREAL DAS DI KEBUN AEK NABARA UTARA, PIHAK AFDELING III BERIKAN PENJELASAN: FAKTA LAPANGAN DAN BATAS LAHAN HARUS JADI ACUAN!
KADES N-8 AEK NABARA DEDI SUNGKOWO BUKA SUARA SOAL ANGGARAN DESA 2025, TEGASKAN PENGELOLAAN HARUS BERDASARKAN ATURAN
Nasib Petani Sawit Silat Hilir Terancam, PT RAP Berhenti Beroperasi, Pemda dan Perusahaan Ditagih Kepastian!
Jelang Sertijab 154 Kades se-Kabupaten Bekasi, Ketua APPPIPP Soroti Transparansi Aset Desa Wajib Buka Data TKD dan BUMDes
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 04:30 WIB

Sinergi Optimalisasi Aset Negara: KSOP Utama Belawan dan Pelindo Resmi Teken Perjanjian Tukar Menukar BMN

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Jembatan Gantung Sungai Ringin Rusak Parah, Keselamatan Anak Sekolah dan Petani Terancam: Pemerintah Diminta Jangan Menunggu Korban!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:52 WIB

PPN RU II Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salur 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:18 WIB

POLEMIK AREAL DAS DI KEBUN AEK NABARA UTARA, PIHAK AFDELING III BERIKAN PENJELASAN: FAKTA LAPANGAN DAN BATAS LAHAN HARUS JADI ACUAN!

Berita Terbaru