KAPUAS HULU | GAPERTA.COM — Kondisi Jembatan Sungai Jitan di Dusun Sungai Ringin, Desa Seberu, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menjadi perhatian masyarakat setelah sejumlah bagian konstruksi kayunya mengalami kerusakan.
Jembatan tersebut merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan sedikitnya empat desa, yakni Desa Seberu, Desa Sungai Sena, Desa Setunggul, dan Desa Baru. Jalur itu juga digunakan masyarakat untuk menuju pusat pemerintahan Kecamatan Silat Hilir maupun menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan pantauan dan dokumentasi yang diterima Gaperta.com, Kamis (17/9/2026), sejumlah bagian lantai dan konstruksi kayu jembatan terlihat mengalami kerusakan. Pada beberapa titik, susunan papan tidak lagi dalam kondisi utuh sehingga pengguna jalan harus lebih berhati-hati ketika melintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut disampaikan Kepala Dusun Sungai Ringin, Thomas Edison, bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Seberu, Sugimo. Mereka berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pengecekan serta mengambil langkah penanganan sebelum kerusakan semakin parah.
Thomas Edison mengatakan keberadaan jembatan tersebut memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat karena menjadi jalur penghubung antardesa sekaligus akses menuju Kantor Kecamatan Silat Hilir.
Menurutnya, apabila kerusakan tidak segera ditangani, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan meningkatkan risiko bagi pengendara maupun warga yang melintas.
“Kami berharap kondisi jembatan ini segera mendapat perhatian dan ditindaklanjuti pemerintah, karena akses ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Selain digunakan untuk mobilitas warga, jalur tersebut juga mendukung berbagai kegiatan masyarakat, termasuk aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan pemerintahan, serta hubungan antardesa di wilayah Kecamatan Silat Hilir.
Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait dapat segera melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi konstruksi jembatan dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.
Sebelum penanganan dilakukan, masyarakat dan pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan serta mengurangi kecepatan ketika melintasi jembatan, terutama pada bagian yang mengalami kerusakan.
Warga berharap perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga akses penghubung empat desa tersebut kembali aman dan layak digunakan.
Reporter: Maurianus Ajan


















