Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Polda Aceh dan Masyarakat Subuh Berjamaah serta Zikir di Baiturrahman

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Polda Aceh bersama masyarakat mengawali rangkaian peringatan Hari Damai Aceh (HDA) ke-XXI dengan melaksanakan salat Subuh berjamaah dan zikir bersama di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat dan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus memanjatkan doa dan rasa syukur atas perdamaian Aceh yang telah terjaga selama lebih dari dua dekade.

Usai salat Subuh berjamaah, personel Polda Aceh bersama masyarakat mengikuti zikir dan doa bersama. Para peserta berbaur dalam suasana penuh kekeluargaan, mencerminkan semangat persaudaraan dan komitmen bersama untuk menjaga kedamaian di Tanah Rencong.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan Hari Damai Aceh merupakan momentum penting untuk kembali memperkuat semangat persaudaraan, persatuan, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

«“Perdamaian bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus terus kita rawat bersama. Melalui kebersamaan, silaturahmi dan doa, kita berharap Aceh senantiasa diberikan kedamaian, keamanan dan keberkahan dalam bingkai NKRI,” ujar Joko.»

Menurutnya, perdamaian yang telah berlangsung lebih dari dua dekade merupakan anugerah sekaligus amanah yang harus dijaga bersama. Tanggung jawab mempertahankan kondisi tersebut tidak hanya berada di tangan pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

«“Menjaga perdamaian merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, momentum Hari Damai Aceh harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menghindari berbagai tindakan yang dapat mengganggu keharmonisan dan kedamaian di Aceh,” katanya.»

Joko menjelaskan, pelaksanaan salat Subuh berjamaah dan zikir bersama juga memiliki makna mendalam. Selain menjadi bentuk ibadah dan ungkapan rasa syukur, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

«“Polri hadir bersama masyarakat, bukan hanya dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan dan menjaga keamanan, tetapi juga membangun kebersamaan serta menanamkan nilai-nilai perdamaian. Semoga semangat Hari Damai Aceh ke-XXI semakin memperkokoh persatuan dan kerukunan masyarakat Aceh,” ujarnya.»

Peringatan HDA ke-XXI sekaligus menjadi pengingat bahwa perdamaian yang telah terbangun merupakan aset berharga yang perlu diwariskan kepada generasi mendatang.

Polda Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan nilai-nilai perdamaian sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari melalui semangat persaudaraan, toleransi, gotong royong, saling menghormati dan menjaga persatuan.

Dengan semangat Hari Damai Aceh ke-XXI, seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan, demi terwujudnya Aceh yang aman, damai dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hari Damai Aceh diperingati setiap 15 Agustus sebagai momentum mengenang dan merawat perdamaian yang telah membawa Aceh keluar dari konflik menuju kehidupan yang damai dan berkelanjutan.

(Albert Hutagaol)

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT TNI ke-81, Albert Hutagaol: Pengabdian Prajurit Adalah Kehormatan, TNI Kuat Bersama Rakyat
Empat Dusun Titipkan Harapan dalam Musdes Seberu, Pembangunan Desa Diharapkan Berangkat dari Kebutuhan Rakyat
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Siborongborong Teguhkan Integritas dan Pengabdian dalam Semangat Kebangsaan
Dari Sehelai Kain, Pesan Merawat Warisan Bangsa: Lapas Siborongborong Maknai Hari Batik Nasional 2026
Didahului Pertengkaran dengan Adik Korban, Pria di Bilah Hulu Diduga Diserang Menggunakan Egrek hingga Terluka Parah
“Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Sei Daun, Membuka Jalan Aman bagi Pelajar dan Warga.”
“Dari Blok Hunian hingga Ruang Layanan, Kalapas Siborongborong Pastikan Fasilitas Layak dan Tepat Guna”
“Bukan Sekadar Magang, Taruna Tinggalkan Lapas Siborongborong dengan Bekal Pengabdian”
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Sambut HUT TNI ke-81, Albert Hutagaol: Pengabdian Prajurit Adalah Kehormatan, TNI Kuat Bersama Rakyat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Empat Dusun Titipkan Harapan dalam Musdes Seberu, Pembangunan Desa Diharapkan Berangkat dari Kebutuhan Rakyat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 02:58 WIB

Dari Sehelai Kain, Pesan Merawat Warisan Bangsa: Lapas Siborongborong Maknai Hari Batik Nasional 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Didahului Pertengkaran dengan Adik Korban, Pria di Bilah Hulu Diduga Diserang Menggunakan Egrek hingga Terluka Parah

Rabu, 30 September 2026 - 08:34 WIB

“Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan di Sei Daun, Membuka Jalan Aman bagi Pelajar dan Warga.”

Berita Terbaru

Kesehatan

Ikl

Senin, 5 Okt 2026 - 09:08 WIB