Kasus Dugaan Penjualan Mangrove Disebut Belum Tuntas, Muncul Polemik Pernyataan Kades Kubu Menyatakan Pemberitaan Media itu Bohong Semuanya, Dugaan Kuat Kongkalikong Dengan Pelaksana !!!

- Penulis

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kubu Raya, Kalbar
Polemik terkait dugaan penjualan kawasan mangrove di Desa Kubu kembali mencuat. Sejumlah pihak menilai proses penanganan dugaan kasus tersebut belum tuntas, sehingga memunculkan berbagai tanggapan di ruang publik.

Di sisi lain, Kepala Desa Kubu, Hermansyah, melalui pernyataan yang ditampilkan dalam poster yang beredar, membantah pemberitaan salah satu media mengenai proyek Jembatan Kubu. Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa pemberitaan media Tajuk Tajam News adalah “BOHONG”.

Dugaan Kuat Kepala Desa Kubu, Hermawansyah membekingi Proyek Jembatan Kubu dengan bermain kongkalikong dengan Pihak Pelaksana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, pihak media yang menjadi sorotan menegaskan bahwa seluruh pemberitaan yang dipublikasikan mengacu pada prinsip jurnalistik, termasuk asas praduga tak bersalah. Media tersebut menyatakan bahwa informasi yang disampaikan merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial serta didasarkan pada dugaan yang perlu dibuktikan melalui proses hukum dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait.

Media juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menjamin kemerdekaan pers dalam menjalankan fungsi pemberitaan. Apabila terdapat keberatan terhadap suatu pemberitaan, mekanisme hak jawab dan hak koreksi sebagaimana diatur dalam UU Pers dapat ditempuh sebagai penyelesaian.

Hingga berita ini disusun, Seluruh pihak diharapkan mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menghormati proses hukum yang berlaku.

Redaksi juga membuka ruang kepada Kepala Desa Kubu maupun pihak-pihak terkait lainnya untuk menyampaikan klarifikasi atau hak jawab agar informasi yang diterima masyarakat tetap berimbang, akurat, dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Aktivitas PETI dan Penguasaan Proyek APBD di Sekadau Dalam Genggaman Bupati, Aparat Diminta Lakukan Penelusuran dan Tindak Tegas !!!
Alasan Diretas Dinilai Mengada-ada, Warga: Videotron Tugu Naruto Bukti Kelalaian Diskominfo !!!
Kelangkaan Pertalite di Sejumlah Wilayah Kalbar Jadi Sorotan, Konsumen Pertanyakan Ketersediaan BBM Bersubsidi dan Pengawasan Distribusi
Misteri Emas 1,66 Kg di Sekadau: Begal Berkedok Media, Seragam Aparat dan Stempel Institusi Jadi Sorotan !!!
Diduga Peredaran Sabu Kembali Resahkan Warga NA IX-X, Aktivitas Disebut Berlangsung di Kawasan Permukiman
Isu Penangkapan Emas di Sekadau Menjadi Sorotan: Ketua DPW FRIC Kalbar Serukan Keterbukaan dan Kebenaran, Jangan Buat Gaduh !!!
Sempat Buron, Polsek Panai Tengah Ungkap Pencurian dengan Kerugian Capai Rp108 Juta
Gudang Daging Beku di Pontianak Timur Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Aparat dan Instansi Teknis Bertindak Transparan !!!
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:32 WIB

Kasus Dugaan Penjualan Mangrove Disebut Belum Tuntas, Muncul Polemik Pernyataan Kades Kubu Menyatakan Pemberitaan Media itu Bohong Semuanya, Dugaan Kuat Kongkalikong Dengan Pelaksana !!!

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Aktivitas PETI dan Penguasaan Proyek APBD di Sekadau Dalam Genggaman Bupati, Aparat Diminta Lakukan Penelusuran dan Tindak Tegas !!!

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:44 WIB

Alasan Diretas Dinilai Mengada-ada, Warga: Videotron Tugu Naruto Bukti Kelalaian Diskominfo !!!

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:36 WIB

Kelangkaan Pertalite di Sejumlah Wilayah Kalbar Jadi Sorotan, Konsumen Pertanyakan Ketersediaan BBM Bersubsidi dan Pengawasan Distribusi

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:34 WIB

Misteri Emas 1,66 Kg di Sekadau: Begal Berkedok Media, Seragam Aparat dan Stempel Institusi Jadi Sorotan !!!

Berita Terbaru