PTPN IV Regional I DLAB 3 Salurkan TJSL Rp353,9 Juta untuk 38 Objek di Labuhanbatu

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 11:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU | Gaperta.com – PTPN IV Regional I DLAB 3 kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar melalui penyaluran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Semester I Tahun 2026. Sebanyak 38 objek penerima mendapatkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp353.983.100.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Aula KANAU (Kebun Aek Nabara Utara), Selasa (15/9/2026), pukul 09.00 WIB. Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan penyerahan bantuan TJSL secara simbolis kepada perwakilan penerima.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Bilah Hulu Syamsul Bahri Dalimunthe, SH, MH, jajaran karyawan pimpinan se-DLAB III, Kabid Perekonomian Bapeda Labuhanbatu Parlindungan Maruli Siregar, Wakil Ketua APDESI Labuhanbatu, para kepala desa dan masyarakat penerima bantuan. Turut hadir Manager KANAU Watson Manalu bersama jajaran manajemen PTPN IV Regional I.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajemen PTPN IV Regional I melalui Manajer Pabrik Aek Nabara Selatan, Jefri Mardin Lubis, ST, MM, menyampaikan bahwa program TJSL merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional PTPN IV Regional I.

“Harapan kami, bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Untuk program berikutnya, kami berharap prioritas kebutuhan yang disampaikan desa sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Jefri.

Ia menambahkan, penyaluran TJSL akan terus dievaluasi agar bantuan yang diberikan semakin tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. PTPN IV Regional I juga berharap kerja sama dengan pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik.

Dengan penyaluran bantuan tersebut, PTPN IV Regional I berharap program TJSL tidak hanya menjadi bentuk kepedulian perusahaan, tetapi juga dapat mendukung kebutuhan masyarakat serta memperkuat hubungan yang baik antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

(AP)

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jembatan Gantung Sungai Ringin Rusak Parah, Keselamatan Anak Sekolah dan Petani Terancam: Pemerintah Diminta Jangan Menunggu Korban!
PPN RU II Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salur 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan
Jaga Keamanan Aset, Dirjen SPPR Imbau para Pemilik Tanah untuk Pasang Patok Tanda Batas
POLEMIK AREAL DAS DI KEBUN AEK NABARA UTARA, PIHAK AFDELING III BERIKAN PENJELASAN: FAKTA LAPANGAN DAN BATAS LAHAN HARUS JADI ACUAN!
KADES N-8 AEK NABARA DEDI SUNGKOWO BUKA SUARA SOAL ANGGARAN DESA 2025, TEGASKAN PENGELOLAAN HARUS BERDASARKAN ATURAN
Nasib Petani Sawit Silat Hilir Terancam, PT RAP Berhenti Beroperasi, Pemda dan Perusahaan Ditagih Kepastian!
Jelang Sertijab 154 Kades se-Kabupaten Bekasi, Ketua APPPIPP Soroti Transparansi Aset Desa Wajib Buka Data TKD dan BUMDes
ASISTEN AFDELING 3 KEBUN AEK NABARA UTARA UTAMAKAN KENYAMANAN KERJA, KARYAWAN APRESIASI KEPEMIMPINAN
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Jembatan Gantung Sungai Ringin Rusak Parah, Keselamatan Anak Sekolah dan Petani Terancam: Pemerintah Diminta Jangan Menunggu Korban!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:52 WIB

PPN RU II Kilang Dumai dan Kilang Balikpapan Salur 1.090 Masker KN95 Untuk Warga Kalimantan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:18 WIB

POLEMIK AREAL DAS DI KEBUN AEK NABARA UTARA, PIHAK AFDELING III BERIKAN PENJELASAN: FAKTA LAPANGAN DAN BATAS LAHAN HARUS JADI ACUAN!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:26 WIB

KADES N-8 AEK NABARA DEDI SUNGKOWO BUKA SUARA SOAL ANGGARAN DESA 2025, TEGASKAN PENGELOLAAN HARUS BERDASARKAN ATURAN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 02:17 WIB

Nasib Petani Sawit Silat Hilir Terancam, PT RAP Berhenti Beroperasi, Pemda dan Perusahaan Ditagih Kepastian!

Berita Terbaru