Tawuran Berakhir Damai, Polsek Pandan Panggil Orang Tua dan Pihak Sekolah

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Tengah, Kalbar
Kepolisian Sektor (Polsek) Pandan berhasil menuntaskan perselisihan yang melibatkan belasan siswa salah satu SMK Swasta di Kecamatan Tukka. Konflik yang sempat memicu benturan fisik tersebut berakhir damai melalui jalur mediasi di Mapolsek Pandan, Jumat (27/2).

Proses mediasi dilakukan secara terbuka dengan menghadirkan orang tua/wali murid serta perwakilan pihak sekolah. Kapolsek Pandan, Iptu Zul Efendi, menegaskan bahwa kehadiran orang tua sangat penting agar para siswa menyadari konsekuensi perbuatan mereka terhadap keluarga dan institusi pendidikan.

“Kami sengaja menghadirkan orang tua agar muncul komitmen moral yang kuat. Di hadapan ayah dan ibu mereka, para siswa ini berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa dan sepakat untuk saling memaafkan,” ujar Iptu Zul Efendi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil klarifikasi siswa yang terlibat, insiden ini dipicu oleh kesalahpahaman pribadi antara dua siswa berinisial FJ dan HS. Perselisihan tersebut kemudian melebar setelah rekan-rekan dari kedua belah pihak terlibat atas dasar solidaritas yang keliru, hingga berujung pada aksi saling pukul.

Meski terdapat beberapa siswa yang mengalami luka ringan, pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan situasi guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Dalam mediasi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pandan bersama Kanit Reskrim Aiptu M. Emil Lumbantobing dan Bhabinkamtibmas Aipda Marhaman Sianturi, sebanyak 12 siswa yang terlibat menyepakati beberapa poin kesepakatan :
1. Kedua belah pihak sepakat menuntaskan masalah secara kekeluargaan tanpa tuntutan hukum di masa mendatang.
2. Para siswa berkomitmen tidak akan mengulangi tindakan anarkis yang merugikan diri sendiri serta mencoreng nama baik sekolah.
3. Prosesi diakhiri dengan saling bersalam-salaman dan dokumentasi bersama sebagai tanda berakhirnya perselisihan.

Penulis : MN/Tim-red

Editor : MN

Sumber Berita: Sumber: Humas Polres Tapanuli Tengah

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Kecelakaan, Truk Bermuatan Drum di Batang Natal Picu Sorotan Dugaan BBM Ilegal
Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas
Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi, Seorang Kurir Diamankan
Perwira Polda Metro Jaya Terluka Saat Gerebek Gudang Diduga Produksi Uang Palsu di BSD
Monitoring Karhutla Kalbar: 804 Hotspot Terdeteksi, Ketapang Tertinggi
“Misteri Harga Bio Solar Rp13 Ribu/Liter di Tayan Hilir, Publik Pertanyakan Dasar Penetapannya”
“Polsek NA IX-X Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Rumah Kosong, Seorang Pria Diamankan”
Peringati 21 Tahun Damai Aceh, Polda Aceh dan Masyarakat Subuh Berjamaah serta Zikir di Baiturrahman
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:42 WIB

Bukan Sekadar Kecelakaan, Truk Bermuatan Drum di Batang Natal Picu Sorotan Dugaan BBM Ilegal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:14 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran 30 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi, Seorang Kurir Diamankan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Perwira Polda Metro Jaya Terluka Saat Gerebek Gudang Diduga Produksi Uang Palsu di BSD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Monitoring Karhutla Kalbar: 804 Hotspot Terdeteksi, Ketapang Tertinggi

Berita Terbaru

Regional

Desa N-3 Melaksanakan Kegiatan Selasa Bersih

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:03 WIB