500 Warga Padati Nuba Adat Sungai Silat, Tradisi Leluhur Seberuang Ensilat Jadi Perekat Keberagama

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAPUAS HULU, KALBAR — Pelaksanaan tradisi Nuba Adat di Sungai Silat, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, bukan sekadar kegiatan menangkap ikan secara bersama-sama. Tradisi turun-temurun masyarakat etnis Seberuang Ensilat tersebut juga menjadi momentum kebersamaan dan perekat hubungan sosial masyarakat lintas suku dan agama.

Ketua Panitia Nuba Adat, Yohanes Gerai, mengatakan Nuba Adat merupakan tradisi masyarakat Seberuang Ensilat yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak zaman leluhur.

Nuba Adat di Sungai Silat, Warisan Leluhur yang Rajut Persaudaraan Lintas Suku dan Agama

Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mengandung makna sosial dan spiritual yang tetap dijaga masyarakat hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yohanes menjelaskan, berdasarkan kepercayaan yang diwariskan para leluhur, pada kondisi kemarau ekstrem pelaksanaan Nuba Adat diyakini sebagai salah satu bentuk ikhtiar adat untuk menjauhkan masyarakat dari sampar atau penyakit sekaligus memohon datangnya hujan.

«“Kami menggunakan tuba tradisional berupa akar-akaran, bukan zat kimia,” tegas Yohanes Gerai saat ditemui dalam persiapan ritual, Senin (17/8/2026) malam.»

Ia mengatakan penggunaan bahan tradisional merupakan bagian dari tata cara pelaksanaan Nuba Adat. Masyarakat berupaya mempertahankan tradisi tersebut sesuai nilai dan ketentuan adat yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Nuba Adat kali ini terbilang tinggi. Meskipun informasi kegiatan telah disampaikan sekitar dua minggu sebelumnya, warga yang datang pada hari pelaksanaan disebut terus bertambah secara spontan.

Panitia memperkirakan sekitar 500 orang menghadiri kegiatan tersebut. Warga berdatangan dari berbagai tempat dan berasal dari beragam latar belakang suku maupun agama.

Kehadiran masyarakat tersebut menunjukkan bahwa Nuba Adat tidak hanya menjadi milik satu kelompok, tetapi telah menjadi momentum kebersamaan yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat dapat saling berinteraksi, bergotong royong dan memperkuat tali persaudaraan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu.

Bagi masyarakat Seberuang Ensilat, Nuba Adat juga memiliki arti penting sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya leluhur. Nilai kebersamaan, gotong royong, persaudaraan serta penghormatan terhadap keberagaman menjadi pesan sosial yang menyertai pelaksanaan tradisi tersebut.

Pelestarian Nuba Adat diharapkan dapat terus dilakukan dengan tetap memperhatikan nilai-nilai adat, kelestarian lingkungan serta ketentuan yang berlaku, sehingga warisan budaya tersebut dapat diteruskan kepada generasi mendatang.

Tradisi ini sekaligus menjadi salah satu gambaran bagaimana kearifan lokal dapat menjadi ruang untuk merawat persaudaraan dan kerukunan lintas suku serta agama di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Penulis:
Maurianus Ajan

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Tiga Desa Tuntut Plasma 30 Persen, PT SNIP Diminta Jangan Sekadar Pandai Berjanji
Ust. H. Hilmi Nawawi Bersama Ribuan Warga Doakan Hj. Desi Kurniati Menjadi Kepala Desa Sukamulya
Desi Kurniati Sambut Baik Kunjungan Forkopimcam Sukatani, Siap Jaga Pilkades Sukamulya Aman Kondusif
Camat dan Lurah Sudah Turun, Kini Publik Menanti Dinsos–Dinkes Labuhanbatu Peduli Siti Khadijah
Resmi Dapat Nomor Urut 2, Sebanyak 5000 Pendukung Antar Hj. Desi Kurniati Malik, SH
LPPP UMI Tetapkan Hasil Seleksi Cakades Sukadarma, Panitia Siap Gelar Pleno Penetapan
Kemarau Berdampak pada Distribusi Air, Warga Sungai Mali Harapkan Perhatian Pihak Terkait
Pemdes Seberu Salurkan BLT Dana Desa Juli–September 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 05:26 WIB

Warga Tiga Desa Tuntut Plasma 30 Persen, PT SNIP Diminta Jangan Sekadar Pandai Berjanji

Kamis, 10 September 2026 - 20:06 WIB

Ust. H. Hilmi Nawawi Bersama Ribuan Warga Doakan Hj. Desi Kurniati Menjadi Kepala Desa Sukamulya

Kamis, 10 September 2026 - 18:35 WIB

Desi Kurniati Sambut Baik Kunjungan Forkopimcam Sukatani, Siap Jaga Pilkades Sukamulya Aman Kondusif

Kamis, 10 September 2026 - 07:58 WIB

Camat dan Lurah Sudah Turun, Kini Publik Menanti Dinsos–Dinkes Labuhanbatu Peduli Siti Khadijah

Rabu, 9 September 2026 - 09:16 WIB

Resmi Dapat Nomor Urut 2, Sebanyak 5000 Pendukung Antar Hj. Desi Kurniati Malik, SH

Berita Terbaru