Masyarakat Geram, “Akan Bakar Bandar Sabu Apabila Polres Labusel Tidak Bertindak”

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUSEL – Keresahan mendalam kembali dirasakan masyarakat di wilayah Desa Air Merah, khususnya di lingkungan Desa pekan Tolan Bis 2, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhan Selatan. Hingga saat ini, peredaran barang haram jenis narkotika disebut masih tetap eksis dan beroperasi secara leluasa, padahal hal ini sudah menjadi keluhan warga sejak lama namun belum ada tindakan tegas yang terlihat di lapangan. Hal ini diungkapkan langsung oleh warga setempat kepada awak media pada Jumat, 15 Mei 2026.

Salah satu warga yang enggan disebutkan identitas lengkapnya, berinisial MS, mengungkapkan rasa kecewanya. Menurutnya, masalah peredaran narkoba ini sudah berlangsung cukup lama dan terus dikeluhkan, namun hingga kini belum ada langkah penindakan nyata dari aparat.
“Keresahan ini sudah lama kami rasakan dan sampaikan, tapi sepertinya belum ada tindakan tegas yang nyata. Kami kecewa melihat kondisinya seperti ini,” ujar MS sambil tersenyum getir menahan kekecewaan.

Lebih lanjut, warga menduga kuat kelancaran bisnis haram ini terjadi bukan tanpa alasan. Di mata masyarakat, para pengedar hingga bandar narkoba di wilayah tersebut justru terasa sangat aman, tenang, dan tidak merasa terancam oleh hukum. Hal ini memunculkan dugaan kuat adanya perlindungan atau pihak tertentu yang membiarkan peredaran tersebut terus berlanjut tanpa gangguan.
“Di sini seakan ada yang membekap, ada perlindungan. Makanya para bandar merasa sangat nyaman dan aman menjalankan bisnis haramnya secara terus-menerus di tengah pemukiman kami,” tegasnya lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan hanya sekadar keluhan, warga pun mulai menyebutkan nama-nama yang diduga menjadi otak utama peredaran tersebut agar menjadi perhatian serius aparat. Seperti disampaikan oleh warga lain berinisial WR, masyarakat sangat mendesak agar Kepala Kepolisian Resor Labuhanbatu Selatan segera bertindak cepat dan menangkap para aktor kunci tersebut.
“Kami meminta Kapolres Labusel segera turun tangan dan menangkap BD yang menjadi aktor utamanya. Jaringan ini diketahui dikendalikan diduga oleh tiga orang warga setempat, yaitu berinisial AC,GL,dan DD.K, yang juga tinggal di lingkungan Dusun Bis 2 Desa pekan Tolan ini,” ungkap WR dengan harapan besar.

Masyarakat setempat kini menaruh harapan tinggi agar jajaran Polres Labuhan Selatan tidak lagi menutup mata terhadap laporan yang berkembang. Warga mendesak dilakukan penyelidikan mendalam, penindakan tegas, hingga penggerebekan terhadap jaringan yang diduga sudah mengakar ini. Tujuannya jelas, agar Desa pekan Tolan dusun bis 2 (dua)bisa terbebas dari jeratan narkoba, lingkungan kembali aman, bersih, dan terhindar dari dampak buruk bagi masa depan generasi muda setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi maupun keterangan langsung dari pihak kepolisian terkait laporan dan desakan keras dari masyarakat Desa pekan Tolan dusun bis (2) dua tersebut.

Andrea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Banten Hadiri Upacara Ground Breaking Pembangunan Gedung Kantor DPD RI di Provinsi Banten
Polsek Marbau Polres Labuhanbatu Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Didusun V Desa Tubiran Labura
Polsek NA IX-X Laksanakan Grebek Sarang Narkoba di Pulo Jantan, Polisi Musnahkan Barang Bukti yang Diduga Digunakan untuk Penyalahgunaan Narkoba
Soroti Hak Konsumen: Desak Perbaikan Layanan Air Bersih: Keluhan Air Ledeng Berasa Payau dan Keruh Dinilai Tak Boleh Terus Berulang, Bukti Ketidak Pedulian Pemkot dan PDAM, Pembodohan Pakai Alasan Klasik
Polsek NA IX-X Gelar Grebek Sarang Narkoba, Tidak Temukan Aktivitas Peredaran di Dua Lokasi
Kasus Dugaan Penjualan Mangrove Disebut Belum Tuntas, Muncul Polemik Pernyataan Kades Kubu Menyatakan Pemberitaan Media itu Bohong Semuanya, Dugaan Kuat Kongkalikong Dengan Pelaksana !!!
Dugaan Aktivitas PETI dan Penguasaan Proyek APBD di Sekadau Dalam Genggaman Bupati, Aparat Diminta Lakukan Penelusuran dan Tindak Tegas !!!
Alasan Diretas Dinilai Mengada-ada, Warga: Videotron Tugu Naruto Bukti Kelalaian Diskominfo !!!
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Kapolda Banten Hadiri Upacara Ground Breaking Pembangunan Gedung Kantor DPD RI di Provinsi Banten

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Polsek Marbau Polres Labuhanbatu Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu Didusun V Desa Tubiran Labura

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Polsek NA IX-X Laksanakan Grebek Sarang Narkoba di Pulo Jantan, Polisi Musnahkan Barang Bukti yang Diduga Digunakan untuk Penyalahgunaan Narkoba

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Soroti Hak Konsumen: Desak Perbaikan Layanan Air Bersih: Keluhan Air Ledeng Berasa Payau dan Keruh Dinilai Tak Boleh Terus Berulang, Bukti Ketidak Pedulian Pemkot dan PDAM, Pembodohan Pakai Alasan Klasik

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:02 WIB

Polsek NA IX-X Gelar Grebek Sarang Narkoba, Tidak Temukan Aktivitas Peredaran di Dua Lokasi

Berita Terbaru