Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Siborongborong Teguhkan Integritas dan Pengabdian dalam Semangat Kebangsaan

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SIBORONGBORONG | Gaperta.com – Pancasila bukan sekadar rangkaian lima sila yang dihafalkan dalam kehidupan berbangsa. Di dalamnya terkandung nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial yang menjadi pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat, termasuk dalam menjalankan tugas pelayanan publik dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Semangat tersebut tercermin dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Siborongborong, Sumatera Utara, Kamis (1/10/2026).

Melalui kegiatan upacara yang berlangsung di lingkungan Lapas, seluruh jajaran diingatkan kembali bahwa pengabdian kepada negara tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas sehari-hari, tetapi juga dari kemampuan menjaga integritas, menjunjung nilai kemanusiaan, serta memberikan pelayanan yang bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman kegiatan yang diterima redaksi, terlihat para peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib. Petugas yang berdiri di podium membacakan naskah di hadapan peserta yang telah membentuk barisan di halaman Lapas.

Suasana tersebut menjadi gambaran bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan juga sebagai kesempatan untuk memperkuat kembali kesadaran terhadap tanggung jawab sebagai aparatur negara.

Pancasila sebagai Landasan Pengabdian

Mengangkat semangat “Tangguh Berdasarkan Pancasila untuk Indonesia Maju,” Lapas Kelas IIB Siborongborong menempatkan momentum bersejarah ini sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, keadilan, dan kemanusiaan dalam kehidupan berbangsa.

Nilai-nilai tersebut memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang sehari-hari berhadapan dengan berbagai persoalan kemanusiaan, pembinaan, serta upaya mempersiapkan warga binaan agar kelak mampu kembali menjalani kehidupan bermasyarakat.

Dalam penyelenggaraan pemasyarakatan, kedisiplinan dan penegakan aturan merupakan bagian penting dari tanggung jawab kelembagaan. Namun, penerapannya juga harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap martabat manusia.

Sebab, pembinaan pada hakikatnya bukan semata-mata menjalankan kewajiban administratif, tetapi juga memberikan kesempatan kepada seseorang untuk memperbaiki diri dan membangun kembali masa depannya.

Di sinilah nilai-nilai Pancasila menemukan relevansinya dalam lingkungan pemasyarakatan.

Prinsip kemanusiaan mengingatkan pentingnya memperlakukan setiap individu secara bermartabat. Nilai keadilan menjadi landasan dalam memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, sedangkan semangat persatuan mengajarkan pentingnya membangun kebersamaan di tengah perbedaan latar belakang.

Integritas Aparatur dan Pembinaan Warga Binaan

Dalam pesan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Siborongborong menyatakan komitmennya untuk terus menjaga integritas, mengabdi kepada negeri, serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap bentuk pelayanan publik dan pembinaan warga binaan.

Komitmen tersebut menjadi pengingat bahwa aparatur pemasyarakatan memikul tanggung jawab yang tidak ringan.

Di satu sisi, mereka dituntut menjalankan ketentuan hukum, menjaga keamanan, serta memastikan ketertiban di lingkungan Lapas. Di sisi lain, petugas juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung proses pembinaan yang menghargai nilai kemanusiaan.

Keseimbangan antara ketegasan menjalankan aturan dan pendekatan pembinaan yang manusiawi menjadi bagian penting dalam mewujudkan penyelenggaraan pemasyarakatan yang bertanggung jawab.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan demikian menjadi ruang refleksi bagi aparatur untuk terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Nilai-nilai Pancasila juga dapat menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi warga binaan, terutama dalam membangun kesadaran mengenai tanggung jawab pribadi, penghormatan terhadap sesama, dan pentingnya hidup berdampingan secara tertib di tengah masyarakat.

Dari Peringatan Menuju Pengamalan

Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober memiliki arti penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

Peringatan ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali merefleksikan pentingnya mempertahankan persatuan dan menjadikan Pancasila sebagai dasar kehidupan bernegara.

Namun, makna sebuah peringatan tidak berhenti ketika rangkaian upacara selesai dilaksanakan.

Nilai yang terkandung di dalamnya perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata, mulai dari kejujuran dalam bekerja, tanggung jawab terhadap amanah, hingga kepedulian terhadap hak dan martabat sesama manusia.

Bagi jajaran Lapas Kelas IIB Siborongborong, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui pelayanan yang semakin baik, pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku, serta lingkungan kerja yang menjunjung tinggi integritas.

Pancasila akan tetap memiliki makna ketika nilai-nilainya tidak hanya hadir dalam pidato dan upacara, melainkan juga menjadi bagian dari keputusan serta tindakan sehari-hari.

Sebab, ketangguhan suatu bangsa bukan hanya terlihat dari kemampuannya menghadapi berbagai tantangan, tetapi juga dari kesungguhannya menjaga nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan bersama.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lapas Kelas IIB Siborongborong kembali menyampaikan pesan bahwa pengabdian kepada negara dan penghormatan terhadap nilai kemanusiaan merupakan dua tanggung jawab yang harus berjalan beriringan.

Dari lingkungan pemasyarakatan, semangat tersebut menjadi pengingat bahwa membangun Indonesia yang maju dimulai dengan menegakkan integritas, merawat persatuan, dan menghadirkan keadilan dalam setiap bentuk pengabdian.

(Albert Hutagaol/Gaperta.com)

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Sehelai Kain, Pesan Merawat Warisan Bangsa: Lapas Siborongborong Maknai Hari Batik Nasional 2026
“Dari Blok Hunian hingga Ruang Layanan, Kalapas Siborongborong Pastikan Fasilitas Layak dan Tepat Guna”
“Bukan Sekadar Magang, Taruna Tinggalkan Lapas Siborongborong dengan Bekal Pengabdian”
Jaga Hak Pilih Warga Binaan, Lapas Siborongborong Bersinergi dengan KPU Taput dalam Pemutakhiran Data
DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Tekankan Kepastian Hukum dan Keadilan
Pemdes Pondok Batu Gelar Apel Pagi, Sekdes Tekankan Disiplin dan Pelayanan Masyarakat
Bupati Kapuas Hulu Lantik 111 Kades Terpilih, Tekankan Transparansi Dana Desa dan Persatuan Warga
Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, CFD Rantauprapat Dirangkai Olahraga dan Pelayanan Samsat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 03:07 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Siborongborong Teguhkan Integritas dan Pengabdian dalam Semangat Kebangsaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 02:58 WIB

Dari Sehelai Kain, Pesan Merawat Warisan Bangsa: Lapas Siborongborong Maknai Hari Batik Nasional 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:22 WIB

“Dari Blok Hunian hingga Ruang Layanan, Kalapas Siborongborong Pastikan Fasilitas Layak dan Tepat Guna”

Rabu, 30 September 2026 - 07:05 WIB

Jaga Hak Pilih Warga Binaan, Lapas Siborongborong Bersinergi dengan KPU Taput dalam Pemutakhiran Data

Selasa, 22 September 2026 - 13:33 WIB

DPR Sahkan UU Pengaturan Reforma Agraria, Akademisi Tekankan Kepastian Hukum dan Keadilan

Berita Terbaru