NIAS SELATAN | Gaperta.com – Di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan, harapan untuk menghadirkan pendidikan yang semakin dekat dan terjangkau bagi generasi muda terus tumbuh di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
Harapan tersebut mendapat momentum baru melalui peletakan batu pertama pembangunan SMP Tunas di Desa Sifitu Ewali, Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Selasa (3/11/2026), yang dihadiri langsung oleh Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia.
Pembangunan sekolah ini bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik sebagai tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar. Lebih jauh, kehadirannya diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang tinggal di kawasan kepulauan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendidikan Tidak Boleh Terhalang Jarak dan Kondisi Geografis
Bagi masyarakat yang bermukim di wilayah kepulauan, ketersediaan fasilitas pendidikan memiliki arti penting. Kondisi geografis, jarak antarpemukiman, serta keterbatasan sarana pendukung menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Karena itu, pembangunan SMP Tunas di Kecamatan Pulau-Pulau Batu diharapkan dapat menjadi salah satu jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang lebih mudah dijangkau.
Dalam sambutannya, Bupati Sokhiatulo Laia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, yayasan, dan masyarakat dalam membangun masa depan pendidikan.
Menurutnya, kemajuan dunia pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pendirian SMP Tunas sekaligus memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap pendidikan dapat diwujudkan melalui kolaborasi nyata, mulai dari perencanaan hingga penyediaan sarana belajar bagi generasi penerus.
Kolaborasi Pemerintah, Yayasan, dan Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Nias Selatan memberikan apresiasi kepada pengurus yayasan dan tokoh masyarakat yang telah mengambil inisiatif dalam mewujudkan pembangunan sekolah tersebut.
Langkah ini dinilai penting karena pembangunan pendidikan bukan hanya persoalan penyediaan ruang kelas, melainkan juga bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kemampuan anak-anak.
Pemerintah daerah berharap pembangunan fisik SMP Tunas dapat diselesaikan sesuai perencanaan sehingga fasilitas tersebut segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan.
Namun, keberhasilan pembangunan sekolah nantinya juga perlu diikuti kesiapan tenaga pendidik, fasilitas pembelajaran, serta pengelolaan pendidikan yang berkualitas.
Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak berhenti pada berdirinya gedung, tetapi benar-benar dirasakan oleh peserta didik dan masyarakat.
Membangun Sekolah, Menyiapkan Masa Depan Generasi
Pembangunan SMP Tunas menjadi pengingat bahwa kemajuan suatu daerah tidak semata-mata diukur dari pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, maupun fasilitas pemerintahan.
Kemajuan daerah juga ditentukan oleh seberapa besar kesempatan yang diberikan kepada generasi mudanya untuk memperoleh pendidikan yang layak.
Anak-anak yang tumbuh di wilayah kepulauan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan, meraih cita-cita, serta berkontribusi bagi kemajuan daerahnya.
Karena itu, pembangunan fasilitas pendidikan di Pulau-Pulau Batu diharapkan menjadi bagian dari langkah jangka panjang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nias Selatan.
Pendidikan yang berkualitas merupakan fondasi penting dalam melahirkan generasi yang berpengetahuan, berkarakter, mandiri, dan mampu menghadapi perubahan zaman.
Dihadiri Unsur Pemerintahan dan Tokoh Masyarakat
Prosesi peletakan batu pertama pembangunan SMP Tunas turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan dari Daerah Pemilihan VI, Lulujatulo Sarumaha dan Mawarni Lase.
Hadir pula Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Selatan, Amsarno S. Sarumaha, S.H., M.H., CGCAE, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Pulau-Pulau Batu, sejumlah kepala desa, serta unsur masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap pengembangan sarana pendidikan di wilayah kepulauan.
Peletakan batu pertama ini menjadi awal dari proses pembangunan yang diharapkan dapat berlangsung dengan baik, transparan, dan sesuai kebutuhan pendidikan masyarakat.
Harapan Besar dari Pulau-Pulau Batu
Bagi masyarakat Desa Sifitu Ewali dan sekitarnya, pembangunan SMP Tunas membawa harapan akan tersedianya pilihan fasilitas pendidikan yang semakin dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka.
Ke depan, keberadaan sekolah ini diharapkan dapat membantu memperluas akses pendidikan sekaligus memberikan kontribusi terhadap pemerataan kesempatan belajar di Kabupaten Nias Selatan.
Sebab, membangun sekolah pada hakikatnya bukan hanya mendirikan dinding dan ruang kelas, melainkan menyiapkan tempat bagi tumbuhnya pengetahuan, karakter, dan cita-cita generasi penerus bangsa.
Dari Pulau-Pulau Batu, harapan itu mulai dibangun. Sebuah langkah untuk memastikan bahwa anak-anak kepulauan juga memiliki kesempatan menatap masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.
(Duha | Gaperta.com)


















