KERINCI | Gaperta.com – Keanggunan busana Melayu berpadu dengan kepercayaan diri dan kekompakan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Desa Siulak Panjang, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Dua perwakilan desa, Tesa dan Monia, berhasil mempersembahkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I lomba fashion show Pakaian Melayu dalam rangkaian Jambore Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat Kecamatan Siulak Tahun 2026, Selasa (3/11/2026).
Prestasi tersebut menjadi catatan positif bagi Desa Siulak Panjang di bawah kepemimpinan Kepala Desa Al Fikri, A.Md., sekaligus memperlihatkan bahwa kreativitas masyarakat desa mampu tampil menonjol dalam kegiatan yang mengangkat nilai-nilai budaya dan kebersamaan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Tampil Anggun, Percaya Diri, dan Penuh Kekompakan
Jambore Kader PKK tingkat Kecamatan Siulak tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 26 desa.
Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antarkader PKK untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, sekaligus menunjukkan potensi dan kreativitas masing-masing desa.
Di antara berbagai penampilan yang disuguhkan, perwakilan Desa Siulak Panjang berhasil menarik perhatian melalui peragaan busana Melayu yang ditampilkan Tesa dan Monia.
Dengan balutan pakaian bernuansa tradisional, keduanya memperlihatkan keanggunan, keserasian, serta kepercayaan diri saat tampil di hadapan peserta dan tamu undangan.
Penampilan tersebut bukan hanya menjadi bagian dari kompetisi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana warisan budaya dapat terus diperkenalkan melalui kegiatan masyarakat.
Kerja sama dan persiapan kedua perwakilan itu akhirnya membuahkan hasil membanggakan.
Desa Siulak Panjang dinobatkan sebagai Juara I dalam kategori fashion show Pakaian Melayu.
Bukan Sekadar Kemenangan, tetapi Kebanggaan Desa
Keberhasilan tersebut disambut dengan rasa bangga oleh Kepala Desa Siulak Panjang, Al Fikri, A.Md.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Tesa dan Monia yang telah memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik desa dalam kegiatan tingkat kecamatan.
Menurut Al Fikri, prestasi tersebut merupakan buah dari keberanian, semangat, serta kekompakan perwakilan desa dalam mengikuti perlombaan.
Kemenangan ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi kader PKK lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kreativitas, dan berpartisipasi dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi Pemerintah Desa Siulak Panjang, prestasi dalam kegiatan PKK menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat yang patut didukung dan diapresiasi.
Busana Melayu, Identitas Budaya yang Perlu Dijaga
Di balik kemeriahan perlombaan, fashion show Pakaian Melayu memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menampilkan keindahan busana.
Pakaian tradisional merupakan bagian dari identitas budaya yang mencerminkan nilai kesopanan, keanggunan, dan kekayaan warisan masyarakat.
Melalui kegiatan seperti Jambore PKK, generasi muda dan masyarakat memiliki kesempatan untuk semakin mengenal, menghargai, serta menjaga keberadaan busana tradisional di tengah perkembangan zaman.
Partisipasi Tesa dan Monia menjadi contoh bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui kegiatan yang kreatif, positif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Sebab, mempertahankan budaya bukan hanya tentang mengenang peninggalan masa lalu, melainkan juga memastikan nilai-nilainya tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.
PKK sebagai Ruang Tumbuh Kreativitas Masyarakat
Jambore PKK juga memiliki peran penting sebagai wadah untuk memperkuat hubungan antardesa serta mendorong partisipasi kader dalam berbagai kegiatan pemberdayaan.
Melalui kegiatan tersebut, para kader tidak hanya memperoleh pengalaman, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan potensi yang dimiliki.
Prestasi Desa Siulak Panjang membuktikan bahwa kegiatan di tingkat kecamatan dapat menjadi ruang lahirnya kebanggaan dan semangat baru bagi masyarakat desa.
Kemenangan Tesa dan Monia diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh kader PKK Desa Siulak Panjang untuk terus berkarya, berinovasi, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pelestarian budaya.
Dari panggung sederhana di tingkat kecamatan, Desa Siulak Panjang telah menunjukkan bahwa prestasi besar dapat lahir dari semangat kebersamaan, keberanian tampil, dan kecintaan terhadap budaya sendiri.
Roli Dianda | Gaperta.com


















