Rico Waas “Melarikan Diri” Usai Rapat Paripurna DPRD Medan Saat Di Demo Warga Terdampak Tembok City View

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Puluhan Warga Terdampak Pembangunan City View melakukan Aksi Demo Di depan Kantor Walikota Medan dan Kantor DPRD Kota Medan.

Namun Rico Waas Walikota Medan tidak mau menjumpai warga padahal saat bersamaan Rico Waas Walikota Medan hadir di rapat paripurna Kota Medan

“Melarikan diri dia bang, rapat paripurna dia mau datang tapi jumpa warga gak mau, gawat kali bah,” ungkap warga yang terdampak, Senin (19/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Sumanjuntak SH menerima delegasi warga pinggiran Sungai Deli Link XVI, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun. Ssat pertemuan, Warga minta Ketua Komisi fasilitasi pembongkaran tembok pagar City View karena tidak memiliki izin diruang Komisi, Senin (19/1/2026).

Saat pertemuan, Paul menyampaikan terkait bangunan tembok dimaksud akan dilakukan RDP yang melibatkan instansi terkait. “Senin, 26 Januari 2026 pekan depan akan kita lakukan RDP. Sehingga kita bisa mengeluarkan rekomendasi,” jelas Paul dihadapat puluhan warga.

Sebelumnya, puluhan massa yang tergabung dalam Kolaborasi Lembaga Investigasi Aktivis dan Media (KOLEGA) melakukan demo di kantor Wali Kota dan DPRD Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis, Kecamatan Medan Petisah, Senin (19/1/226).

Dalam aksinya, massa meminta agar tembok pagar City View di pinggiran Sungai Deli Link XVI, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, untuk segera dibongkar lantaran tak punya izin.

“Kami minta temboknya segera dibongkar karena tidak punya izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Rekomendasi Teknik (Rekomtek) dari BWSS II membangun di sempadan sungai,” teriak kordinator aksi, Rahmadsyah.

Rahmad mengatakan, akibat pembangunan tersebut, sebanyak 8 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Bahkan proses pembangunan yag berlangsung menggunakan alat berat membuat rumah warga rusak.

“Ada juga warga yang sakit menjadi semakin sakit akibat pembangunan yang berlangsung. Kami minta pengerjaan dihentikan. Begitu juga dengan ganti rugi warga segera direalisasikan,” pintanya.

Penulis : Nezza

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PTPN IV Regional I DLAB 3 Salurkan TJSL Rp353,9 Juta untuk 38 Objek di Labuhanbatu
Manuver Politik Sukadarma: Ableh Gabung Hadi, Koalisi Besar Terbentuk
Tegas! Camat Sukatani Larang Perangkat Desa Manfaatkan Jabatan untuk Menangkan Calon Tertentu
Warga Tiga Desa Tuntut Plasma 30 Persen, PT SNIP Diminta Jangan Sekadar Pandai Berjanji
Ust. H. Hilmi Nawawi Bersama Ribuan Warga Doakan Hj. Desi Kurniati Menjadi Kepala Desa Sukamulya
Desi Kurniati Sambut Baik Kunjungan Forkopimcam Sukatani, Siap Jaga Pilkades Sukamulya Aman Kondusif
Camat dan Lurah Sudah Turun, Kini Publik Menanti Dinsos–Dinkes Labuhanbatu Peduli Siti Khadijah
Resmi Dapat Nomor Urut 2, Sebanyak 5000 Pendukung Antar Hj. Desi Kurniati Malik, SH
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:47 WIB

PTPN IV Regional I DLAB 3 Salurkan TJSL Rp353,9 Juta untuk 38 Objek di Labuhanbatu

Sabtu, 12 September 2026 - 14:21 WIB

Manuver Politik Sukadarma: Ableh Gabung Hadi, Koalisi Besar Terbentuk

Jumat, 11 September 2026 - 12:39 WIB

Tegas! Camat Sukatani Larang Perangkat Desa Manfaatkan Jabatan untuk Menangkan Calon Tertentu

Kamis, 10 September 2026 - 20:06 WIB

Ust. H. Hilmi Nawawi Bersama Ribuan Warga Doakan Hj. Desi Kurniati Menjadi Kepala Desa Sukamulya

Kamis, 10 September 2026 - 18:35 WIB

Desi Kurniati Sambut Baik Kunjungan Forkopimcam Sukatani, Siap Jaga Pilkades Sukamulya Aman Kondusif

Berita Terbaru

Regional

Desa N-3 Melaksanakan Kegiatan Selasa Bersih

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:03 WIB