Aktivis Muhammadiyah Sumut Imbau Mahasiswa Tidak Terprovokasi Isu yang Menyesatkan

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan
Aktivis Muhammadiyah Sumatera Utara, Muhammad Rafli, mengimbau kepada seluruh mahasiswa, aktivis, serta aliansi mahasiswa di Sumatera Utara agar tidak mudah terpancing oleh oknum-oknum tertentu yang sengaja membangun opini menyesatkan dan berpotensi memecah belah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa upaya menggiring opini seolah-olah terdapat keterkaitan antara teror intelektual, isu pembakaran mobil Pajero Sport milik seorang advokat, serta penyudutan terhadap seorang tokoh anggota DPRD Deli Serdang, merupakan narasi yang tidak bertanggung jawab dan berpotensi merusak marwah seseorang.

Lebih lanjut, Rafli juga menyoroti adanya upaya mengaitkan isu tersebut dengan masjid dan sarana prasarana tempat ibadah umat Islam yang berada di kawasan Kompleks Veteran. Menurutnya, hal tersebut sangat berbahaya karena dapat mengganggu keharmonisan dan kondusivitas umat beragama, khususnya di wilayah Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga ketenangan dan persatuan umat. Jangan sampai perbedaan kepentingan dimanfaatkan untuk memecah belah masyarakat, apalagi dengan membawa-bawa simbol dan tempat ibadah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa saat ini masyarakat akan segera menyambut Bulan Suci Ramadhan, sehingga seluruh elemen diharapkan mampu menahan diri, menjaga suasana damai, serta mengedepankan nilai-nilai kebijaksanaan dan persaudaraan.

“Ramadhan sudah di depan mata. Mari kita jaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif demi persatuan dan kerukunan bersama,” pungkas Muhammad Rafli.

Penulis : Nezza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp1,7 Triliun di Bawah Tanah Pontianak: Proyek Raksasa Jangan Sampai Hanya Besar di Anggaran!!!
Hibah Rp19,1 Miliar untuk Gedung Parkir: Drama Percintaan Pemprov Dengan Kejati Kalbar, Jangan Sampai Uang Rakyat Ikut “Parkir”
Jangan Jadikan Perda Kambing Hitam Karhutla, Kalo UU-nye Masih Berlaku, Mau Cabut Perda Sampai Habis Pun Apa Gunanye, Kate Wak Midji
Sekda Nias Selatan Bantah Ratusan Dumas Terabaikan: LHP Diterbitkan, Sebagian Berproses hingga Pengadilan
Klarifikasi PT Mitra Aneka Sarana Omon-Omon Doang: Status Mitra Pertamina Bukan Alasan untuk Menutup Ruang Transparansi!!!
500 Warga Padati Nuba Adat Sungai Silat, Tradisi Leluhur Seberuang Ensilat Jadi Perekat Keberagama
Pontianak Diguncang Peredaran Barang Ilegal, Aktivitas Gudang Aritonang dan Kinerja Aparat dan Pengawasan Dipertanyakan?
Diduga Jadi Korban Manipulasi Data Bansos, Widie: Jika Terbukti Kasus Ini di Bawa ke Ranah Hukum!
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Rp1,7 Triliun di Bawah Tanah Pontianak: Proyek Raksasa Jangan Sampai Hanya Besar di Anggaran!!!

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Hibah Rp19,1 Miliar untuk Gedung Parkir: Drama Percintaan Pemprov Dengan Kejati Kalbar, Jangan Sampai Uang Rakyat Ikut “Parkir”

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Jangan Jadikan Perda Kambing Hitam Karhutla, Kalo UU-nye Masih Berlaku, Mau Cabut Perda Sampai Habis Pun Apa Gunanye, Kate Wak Midji

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Sekda Nias Selatan Bantah Ratusan Dumas Terabaikan: LHP Diterbitkan, Sebagian Berproses hingga Pengadilan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Klarifikasi PT Mitra Aneka Sarana Omon-Omon Doang: Status Mitra Pertamina Bukan Alasan untuk Menutup Ruang Transparansi!!!

Berita Terbaru