Jembatan Roboh, Janji Pejabat Masih Kokoh: Ketika Warga Desa Kubu Belajar Bahwa Infrastruktur Kadang Hanya Hadir Saat Kampanye

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kubu Raya, Kalbar
Di tengah semangat pembangunan yang kerap menghiasi baliho dan pidato seremonial, warga Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, justru dihadapkan pada kenyataan yang lebih membumi: jembatan penghubung antar desa roboh, sementara harapan masyarakat masih dipaksa berdiri sendiri.

Jembatan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga kini tak lagi dapat digunakan.
Padahal, akses tersebut merupakan jalur utama masyarakat untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan menuju pusat perdagangan maupun akses menuju kota.

Akibatnya, aktivitas ekonomi warga ikut tersendat, seolah roda perekonomian pedesaan harus berhenti menunggu keputusan rapat dan lembar disposisi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga mengaku kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari. Bukan hanya petani yang terdampak, namun juga para pedagang dan masyarakat umum yang selama ini menggantungkan mobilitas pada jembatan tersebut.

Di desa, robohnya satu jembatan bukan sekadar soal kayu atau beton yang runtuh, melainkan tentang terputusnya akses hidup masyarakat.
Ironisnya, masyarakat menilai persoalan infrastruktur kerap menjadi tema utama saat musim politik tiba. Janji pembangunan terdengar lantang saat kampanye, namun setelah pesta demokrasi usai, sebagian warga merasa harus kembali akrab dengan jalan rusak, jembatan rapuh, dan penantian panjang bernama “anggaran belum tersedia.”

Kini warga berharap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat segera mengambil langkah nyata. Harapan itu ditujukan kepada Bupati Kubu Raya, Sujiwo, serta Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, agar segera menindaklanjuti kondisi tersebut melalui pembangunan baru ataupun perbaikan darurat.

Menurut sejumlah warga, jembatan tersebut bukan hanya penghubung antar wilayah, tetapi juga penopang utama roda ekonomi masyarakat desa. Mereka berharap pembangunan infrastruktur tidak hanya berhenti sebagai bahan pidato, melainkan benar-benar hadir dalam bentuk yang bisa dilalui masyarakat tanpa rasa khawatir.

Di sisi lain, masyarakat juga berharap pemerintah tidak menunggu kondisi semakin parah sebelum bertindak. Sebab bagi warga pedesaan, waktu bukan hanya soal jam kerja, tetapi soal hasil panen yang harus dijual, kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi, dan anak-anak yang tetap harus berangkat sekolah meski akses semakin sulit.

Sumber: Warga Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aspal Baru, Tambalan Datang Kemudian: Proyek Jalan Siding Bernilai Puluhan Miliar Dilaporkan ke Tipikor, Pemkab Bengkayang Bungkam
Najib: Warga Sungai Laur Desak Pemerintah dan Pertamina Evaluasi hingga Cabut Izin Operasional SPBU 64.788.16, Dugaan Pelanggaran Diusut Transparan
PERBAKIN Kota Pontianak Gelar Pertandingan Menembak Antar Klub, Junjung Tinggi Sportivitas dan Raih Prestasi Terbaik
BLT Desa Tahap Januari–Maret 2026 Disalurkan, Pemdes N-3 Aek Nabara Pastikan Tepat Sasaran
TPS Pindah Diam-Diam, Warga Mekar Baru Kebagian Kebingungan: Ketika Sampah Lebih Cepat Bergerak daripada Musyawarah
Dapur MBG di Kapuas Hulu Jadi Sorotan, Warga Minta Bangunan Tak Hanya Kenyang Anggaran, Tapi Juga Kenyang Kualitas !!!
Pemkab Kubu Raya Diminta Bertindak Tegas, Overload Truk Sawit Ancam Infrastruktur Jalan dan Keselamatan Warga !!!
Gerai Koperasi Desa Merah Putih di Nanga Pintas Diprotes Warga: Bangunan Belum Jadi, Kekecewaan Sudah Berdiri Kokoh, Pengawasan Tidur, BupatiNye Tengah Liburan !!!
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:02 WIB

Aspal Baru, Tambalan Datang Kemudian: Proyek Jalan Siding Bernilai Puluhan Miliar Dilaporkan ke Tipikor, Pemkab Bengkayang Bungkam

Senin, 8 Juni 2026 - 17:03 WIB

Najib: Warga Sungai Laur Desak Pemerintah dan Pertamina Evaluasi hingga Cabut Izin Operasional SPBU 64.788.16, Dugaan Pelanggaran Diusut Transparan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:22 WIB

PERBAKIN Kota Pontianak Gelar Pertandingan Menembak Antar Klub, Junjung Tinggi Sportivitas dan Raih Prestasi Terbaik

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:59 WIB

BLT Desa Tahap Januari–Maret 2026 Disalurkan, Pemdes N-3 Aek Nabara Pastikan Tepat Sasaran

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:37 WIB

TPS Pindah Diam-Diam, Warga Mekar Baru Kebagian Kebingungan: Ketika Sampah Lebih Cepat Bergerak daripada Musyawarah

Berita Terbaru

Hukum

Gegara Sabu, Pria Ini Nginap Di Penjara

Kamis, 11 Jun 2026 - 10:28 WIB