SUKAMULYA, Bekasi
Semangat dan antusiasme warga Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, memuncak pada Rabu 9/9/2026. Ribuan warga mengiringi Hj. Desi Kurniati Malik, S.H. saat mengambil nomor urut di Kantor Panitia Pemilihan Kepala Desa.
Berdasarkan hasil pengundian, Hj. Desi Kurniati Malik resmi mendapatkan Nomor Urut 2 untuk maju di Pilkades Sukamulya 2026.
Lautan Massa Padati Jalan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan di lapangan, sekira 5000 warga Sukamulya tumpah ruah mengantarkan Hj. Desi Kurniati Mali, SH., memadati jalan raya Sukatani Serengseng dan di halaman rumah. Mereka rela berdesakan dan kepanasan demi memberikan dukungan langsung.
Sepanjang jalan menuju kantor panitia, yel-yel dukungan menggema diiringi alunan musik. Warga dari berbagai kampung di Desa Sukamulya hadir kompak membawa atribut dukungan.
“Ini bentuk kecintaan warga. Mereka datang dengan hati, bukan karena paksaan,” ujar Tokoh Masyarakat, L. Tomo salah satu tim pemenangan dari Salam Perubahan.
Komitmen Hapus Sistem Dinasti:
Di tengah kerumunan, Hj. Desi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pendukungnya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa ini. Ini amanah besar,” ucap Hj. Desi.
Ia juga menegaskan komitmennya jika kelak terpilih memimpin Desa Sukamulya.
“Kita akan bangun Sukamulya untuk kesejahteraan bersama. Tidak akan ada lagi sistem pegawai dinasti keluarga. Kita akan libatkan semua unsur dalam tatakelola desa yang adil, amanah, berpihak, dan peduli terhadap masyarakatnya,” tegas Hj. Desi.
Pernyataan tersebut disambut sorak-sorai pendukung yang memadati jalan raya Sukatani – Serengseng.
Pengambilan nomor urut ini merupakan bagian dari tahapan Pilkades Sukamulya Serentak 2026. Pemungutan suara dijadwalkan pada 20 September 2026 mendatang.
Dengan dukungan massa yang besar, tim pemenangan Hj. Desi optimistis kemenangan sudah di depan mata.
“Kami optimis. Energi warga ini yang akan mengantarkan perubahan untuk Sukamulya yang lebih baik,” tutup L. Tomo perwakilan tim.
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Affandi.



















Komentar