IRONIS: Alat Berat Nganggur di Depan Pondok Bupati, Jalan Manding Rusak Parah

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melawi, Kalbar
Kondisi ruas jalan tepat di depan rumah pondok kebun Bupati Melawi, yang menghubungkan wilayah Desa Manding dan Natai Panjang, Kecamatan Pinoh Utara, kini menjadi sorotan tajam. Warga menilai kinerja pejabat utama KB 1 Kabupaten Melawi, Dadi, dinilai lamban menanggapi keluhan masyarakat terkait infrastruktur yang rusak parah, Sabtu (18/4).

Sangat ironis, di lokasi tersebut terlihat jelas beberapa unit alat berat terparkir dan menganggur, namun jalan yang berada tepat di depan lokasi tersebut dibiarkan penuh lubang dan sangat sulit dilalui.

Jalan Utama Ekonomi, Warga Kesulitan Jual Hasil Tani

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan yang menghubungkan Sungai Raya – Manding – Natai Panjang – Merah Arai – Engkurai hingga Merpak saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, terutama saat musim penghujan.

Karena jalan tersebut adalah akses utama warga untuk menjual hasil pertanian ke Kota Melawi, kerusakan ini sangat menghambat roda ekonomi dan membuat masyarakat kesulitan, bahkan merasa terlantar.

Masyarakat mendesak dan berharap besar, sebagai pejabat publik yang juga memiliki aset di lokasi tersebut, Bupati Melawi dapat benar-benar melihat dan merasakan penderitaan rakyatnya.

Warga berharap ada kebijakan dan tanggung jawab sosial yang nyata. Alat berat yang tersedia di depan mata sebaiknya segera difungsikan untuk menimbun dan memperbaiki beberapa titik jalan yang rusak parah tersebut. Jangan sampai aset yang ada tidak dimanfaatkan untuk kesejahteraan warga.

“Jalan ini adalah urat nadi utama warga. Kami berharap Bapak Bupati peka melihat kesusahan kami di lapangan. Segera gerakkan alat yang ada untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kancai, putra daerah Pinoh Utara.

Usulan Tegas: Pemerintah Daerah hingga Pusat Harus Turun Tangan

Masyarakat menyuarakan usulan yang tegas dan lantang, meminta Pemerintah Daerah, Wilayah, hingga Pemerintah Pusat agar segera turun tangan menangani masalah ini.

“Kami meminta agar semua pihak terkait tidak tinggal diam. Segera cari solusi terbaik dan lakukan penimbunan serta perbaikan jalan ini agar bisa dilalui dengan aman dan nyaman. Jangan biarkan rakyat terus menderita dan terisolir karena jalan yang rusak,” tegasnya.

Warga berharap pemerintah segera hadir memberikan solusi nyata, sehingga rasa keadilan dan kesejahteraan bisa dirasakan oleh masyarakat Manding dan sekitarnya.

Penulis : MN/Tim-Red

Editor : MN

Sumber Berita: Warga/Masyarakat Desa Manding dan Natai Panjang, Kecamatan Pinoh Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suatu Kisah di Sejiram, Kapuas Hulu Dengan Mediasi Panas, Emas Dingin: Ketika Galian Lebih Cepat Daripada Hukum
Dugaan Prostitusi Anak Di Hotel Merpati Pontianak, Pengawasan Management Dipertanyakan: Pemkot Jangan Tidur, Aparat Usut Dugaan Pembiaran !!!
Najib: Diduga Tak Tepat Sasaran, Harga LPG Subsidi dan Solar Eceran Melambung Tinggi di Kapuas Hulu, Pengawasan Lemah, PemkabNye Tidur Nyenyak !!!
Najib: Maraknya Dugaan Aktivitas PETI Di KAPUAS HULU dan KETAPANG, Soroti Dampak bagi Masyarakat dan Lingkungan, Dianggap Pengusaha Memberikan Sesajen Kepada Oknum Aparat dan Pemerintah
Lapor Pak Komandan: Seorang Penadah Buah Sawit Inisial (A) Lagi Pesta Sabu di Desa Air Merah
Najib: Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Ketapang Jadi Sorotan, Efektivitas Sistem Barcode Pertamina Dipertanyakan
Dugaan Pembiaran PETI di Areal HGU Sawit Ketapang Jadi Sorotan: Nama Usman Mencuat, Kebal Hukum: Ketika Ribuan Pohon Tumbang dan Alat Berat Seolah Menjadi Bagian dari Lanskap
Gudang Penjarahan CPO di Mempawah Dibongkar, Dugaan Mafia Sawit Terstruktur Beroperasi Sistematis, Pengawasan Lemah, Rugikan Industri Sawit dan Negara, Aparat Jangan Tidur
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:28 WIB

Suatu Kisah di Sejiram, Kapuas Hulu Dengan Mediasi Panas, Emas Dingin: Ketika Galian Lebih Cepat Daripada Hukum

Kamis, 4 Juni 2026 - 04:23 WIB

Dugaan Prostitusi Anak Di Hotel Merpati Pontianak, Pengawasan Management Dipertanyakan: Pemkot Jangan Tidur, Aparat Usut Dugaan Pembiaran !!!

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:06 WIB

Najib: Diduga Tak Tepat Sasaran, Harga LPG Subsidi dan Solar Eceran Melambung Tinggi di Kapuas Hulu, Pengawasan Lemah, PemkabNye Tidur Nyenyak !!!

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:30 WIB

Najib: Maraknya Dugaan Aktivitas PETI Di KAPUAS HULU dan KETAPANG, Soroti Dampak bagi Masyarakat dan Lingkungan, Dianggap Pengusaha Memberikan Sesajen Kepada Oknum Aparat dan Pemerintah

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:49 WIB

Lapor Pak Komandan: Seorang Penadah Buah Sawit Inisial (A) Lagi Pesta Sabu di Desa Air Merah

Berita Terbaru