Rp5,92 Miliar Digelontorkan untuk Dua Ruas Jalan di Kerinci, Harapan Warga Terjawab, Mutu Pembangunan Jadi Taruhan

- Redaksi

Sabtu, 7 November 2026 - 08:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI | Gaperta.com – Pembangunan jalan bukan sekadar urusan menghampar material, mengoperasikan alat berat, atau menghabiskan anggaran negara. Di balik setiap kilometer jalan yang dibangun, terdapat harapan masyarakat terhadap kelancaran transportasi, perputaran ekonomi, dan terbukanya akses menuju kehidupan yang lebih sejahtera.

Harapan itulah yang kini mengiringi pelaksanaan pembangunan dua ruas jalan di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, yakni ruas Siulak Gedang–Mukai Tinggi dan Siulak Mukai–Mukai Pintu.

Kedua ruas tersebut mendapat alokasi anggaran dengan total pagu mencapai Rp5.927.856.000 atau sekitar Rp5,92 miliar, sebuah nilai yang tentunya harus berbanding lurus dengan kualitas pekerjaan dan manfaat yang diterima masyarakat.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun Gaperta.com, pembangunan ruas Jalan Siulak Gedang–Mukai Tinggi memiliki pagu anggaran sebesar Rp4.445.862.000, sedangkan ruas Jalan Siulak Mukai–Mukai Pintu sebesar Rp1.481.994.000.

Kedua pekerjaan tersebut dilaporkan dilaksanakan oleh CV Kerinci Sakti.

Jalan Dibangun, Harapan Ekonomi Masyarakat Ikut Tumbuh

Bagi masyarakat Kerinci, terutama warga yang menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian, keberadaan jalan yang layak merupakan kebutuhan mendasar.

Jalan bukan hanya penghubung antardesa atau antarkawasan, melainkan urat nadi perekonomian yang menentukan kelancaran pengangkutan hasil pertanian, distribusi kebutuhan pokok, hingga mobilitas pelajar dan masyarakat.

Ketika akses jalan mengalami kerusakan, masyarakat berpotensi menghadapi waktu perjalanan lebih panjang, biaya transportasi meningkat, serta berbagai hambatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sebaliknya, pembangunan jalan yang direncanakan dan dilaksanakan secara baik dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi transportasi serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kehadiran alat berat dan berlangsungnya pekerjaan di sejumlah titik menjadi gambaran bahwa pembangunan infrastruktur yang selama ini diharapkan masyarakat mulai bergerak di lapangan.

Namun, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari aktivitas pekerjaan semata. Hasil akhir, ketahanan konstruksi, dan keselamatan pengguna jalan merupakan ukuran penting yang tidak boleh diabaikan.

Apresiasi untuk Bupati Monadi, Harapan Besar terhadap Pemerataan Pembangunan

Perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap pembangunan kedua ruas jalan tersebut mendapat sambutan positif sebagaimana informasi apresiasi masyarakat yang diterima media.

Masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, khususnya Bupati Monadi, atas langkah pembangunan infrastruktur yang dinilai menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pembangunan jalan diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan, terutama pada wilayah yang memiliki potensi pertanian dan membutuhkan dukungan akses transportasi memadai.

Di tengah tuntutan peningkatan pelayanan publik, kebijakan pembangunan infrastruktur yang berpihak pada kebutuhan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah.

Meski demikian, apresiasi masyarakat juga harus diiringi pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan agar hasil pembangunan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan teknis.

Anggaran Miliaran Rupiah, Kualitas Pekerjaan Tidak Boleh Diabaikan

Besarnya anggaran pembangunan dua ruas jalan tersebut menempatkan kualitas konstruksi sebagai perhatian utama.

Setiap tahapan pekerjaan, mulai dari persiapan badan jalan, pengolahan lapisan dasar, pemadatan material, sistem drainase, hingga penyelesaian konstruksi, perlu dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak.

Pengawasan juga penting untuk memastikan volume pekerjaan, penggunaan material, serta hasil akhir pembangunan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Jangan sampai pembangunan yang diharapkan menjadi solusi jangka panjang justru menghadapi persoalan kerusakan dini akibat lemahnya pengendalian mutu.

Anggaran miliaran rupiah harus menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, bukan sekadar pembangunan yang terlihat bagus saat peresmian, tetapi kehilangan ketahanannya setelah digunakan masyarakat.

Karena itu, keterbukaan informasi mengenai nilai kontrak, masa pelaksanaan, spesifikasi pekerjaan, dan mekanisme pengawasan menjadi bagian penting dari akuntabilitas pembangunan.

Pemerintah daerah, pelaksana pekerjaan, dan konsultan pengawas memiliki tanggung jawab sesuai kewenangan masing-masing untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sebagaimana mestinya.

Keselamatan Pengguna Jalan Juga Harus Menjadi Prioritas

Dokumentasi lapangan memperlihatkan sejumlah alat berat bekerja pada badan jalan, termasuk kegiatan penyiapan permukaan, pemadatan, dan penanganan bagian tepi jalan.

Dalam situasi pekerjaan yang masih berlangsung, keselamatan masyarakat yang melintasi kawasan proyek harus tetap menjadi perhatian.

Pemasangan rambu peringatan, pengaturan lalu lintas apabila diperlukan, serta pengamanan area pekerjaan merupakan langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Aktivitas pembangunan tidak boleh mengabaikan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan masyarakat yang sehari-hari melintasi jalur tersebut.

Pembangunan Harus Meninggalkan Manfaat, Bukan Persoalan

Masyarakat tentu menginginkan pembangunan yang tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

Jalan yang berkualitas dapat memperlancar pengangkutan hasil pertanian, mempercepat akses pelayanan, serta meningkatkan keterhubungan antarwilayah.

Lebih jauh, pembangunan infrastruktur yang merata diharapkan mampu memperkuat daya saing Kabupaten Kerinci sebagai daerah yang memiliki potensi besar pada sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata.

Di bawah kepemimpinan Bupati Monadi, pembangunan dua ruas jalan ini menjadi salah satu langkah yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan konektivitas wilayah.

Namun, keberhasilan akhirnya tetap harus dibuktikan melalui mutu pekerjaan, ketahanan konstruksi, serta manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Sebab, pembangunan yang berhasil bukan hanya yang mampu menyerap anggaran, melainkan yang sanggup menjawab kebutuhan rakyat dan bertahan menghadapi ujian waktu.

Kini masyarakat menaruh harapan agar kedua ruas jalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik, tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Jalan berkualitas, ekonomi bergerak. Infrastruktur kuat, kesejahteraan rakyat meningkat. Menuju Kerinci yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

(Roli Dianda)

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKS Aek Nabara Selatan PTPN IV Tuai Apresiasi Petani, Pembelian TBS Tanpa Potongan Jadi Harapan Masyarakat
Belawan Berkah Wujud Kepedulian dan Kasih Sayang terhadap Anak Yatim
IMM Kerinci Gedor DPRD, Tujuh Persoalan Daerah Disorot: Dari PETI, Danau Kerinci hingga Lemahnya Pengawasan Pemerintah
TKD Hilang Jejak, BUMDes Gelap Laporan, Keuangan Desa Dipertanyakan, Sertijab Sukamulya Mandek
Proyek Koperasi Merah Putih di Kerinci Disorot, LSM Semut Merah Desak Audit: Dugaan Konflik Kepentingan hingga Selisih Anggaran Puluhan Miliar Dipertanyakan
Sertijab Desa Sukamulya Terganjal, Kades Baru Tolak Tanda Tangan Sebelum Aset dan Keuangan Dibuka: AWIBB Desak Transparansi
Pelindo Regional I Belawan Terus Mendukung Peningkatan Fasilitas Dan Kualitas Pelayanan Kepelabuhanan
Layanan Kepelabuhanan Melalui Penataan Proses Bisnis Sebagai Bagian Dari Transformasi Pelindo Group
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:57 WIB

PKS Aek Nabara Selatan PTPN IV Tuai Apresiasi Petani, Pembelian TBS Tanpa Potongan Jadi Harapan Masyarakat

Sabtu, 7 November 2026 - 08:42 WIB

Rp5,92 Miliar Digelontorkan untuk Dua Ruas Jalan di Kerinci, Harapan Warga Terjawab, Mutu Pembangunan Jadi Taruhan

Sabtu, 7 November 2026 - 08:27 WIB

Belawan Berkah Wujud Kepedulian dan Kasih Sayang terhadap Anak Yatim

Jumat, 6 November 2026 - 13:43 WIB

IMM Kerinci Gedor DPRD, Tujuh Persoalan Daerah Disorot: Dari PETI, Danau Kerinci hingga Lemahnya Pengawasan Pemerintah

Jumat, 6 November 2026 - 09:36 WIB

TKD Hilang Jejak, BUMDes Gelap Laporan, Keuangan Desa Dipertanyakan, Sertijab Sukamulya Mandek

Berita Terbaru