Oknum Karyawan PT.Perkebunan Nusantara IV PalmCo Bersama Mantan Kades S-5 Diduga Gelapkan Dana BUMDes

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU – Oknum Karyawan PT.Perkebunan Nusantara IV PalmCo Yudistira Wijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amanah Sehati bersama Mantan Kepala Desa S-5 Aek Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Bambang Sulistyanto.

Dari data dan informasi yang didapat oleh tim investigasi media ini, Ketua BUMDes Amanah Sehati Yudistira Wijaya diduga menggunakan dana BUMDesa Rp.72.768.000 dari uang angsuran Lembu yang terkumpul dan dana yang diminta dari Bendahara BUMDes.

Sedangkan mantan Kepala Desa S-5 Aek Nabara Bambang Sulistianto diduga memakai dana BUMDes untuk kepentingan pribadi Rp.68.000.000 yang diminta dari Bendahara BUMDes dengan alasan sebagai pinjaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi dari warga setempat bahwa dana BUMDes Amanah Sehati Desa S-5 Aek Nabara yang dipergunakan Ketua BUMDes dan Mantan Kepala Desa sampai sekarang belum dikembalikan ke kas BUMDes.

Sebagai warga Desa S-5 kami berharap agar Ketua BUMDes Yudistira dan mantan Kades Bambang Sulistianto segera mengembalikan Dana BUMDes yang digunakan mereka untuk kepentingan pribadi.

Apabila dana BUMDes ini tidak dipulangkan maka kami warga Desa S-5 akan membuat laporan penggelapan ke Polres Labuhanbatu, jelas warga.

Ketua BUMDes Amanah Sehati Yudistira Wijaya saat dikonfirmasi mengenai Dana BUMDes yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi sebesar Rp.72.768.000 menyampaikan bahwa dirinya tidak tahu kalau uang sebanyak itu ada padanya.

Yudistira menambahkan kalau ada uang sebesar Rp.15.000.000 diberikannya kepada Sarmoko untuk mengurus mobil yang asa pada pendamping desa Ali Basrah.

Kalau adanya hasil audit Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu atas BUMDes Amanah Sehati, Yudistira mengaku tidak mengetahui hal itu.

Kepala Desa S-5 Legino saat dikonfirmasi awak media ini pada Senin (19/1/2025) menyampaikan bahwa dirinya bersama pengurus BUMDes pernah dipanggil oleh inspektorat masalah dana BUMDes dan mobil BUMDes jelas Kades S-5.

Mantan Kepala Desa S-5 Aek Nabara Bambang Sulistyanto belum berhasil dikonfirmasi karena yang bersangkutan telah pindah dari Desa S-5 Aek Nabara.

Penulis : Tim Investigasi Andre

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Labuhanbatu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERBAKIN Kota Pontianak Gelar Pertandingan Menembak Antar Klub, Junjung Tinggi Sportivitas dan Raih Prestasi Terbaik
Wakapolres Apresiasi Kinerja Satres Narkoba Polres Labuhanbatu
Peringatan Hari Desa Nasional di Desa N-3 Aek Nabara Berlangsung Meriah dengan Lomba Memasak Tumpeng
BLT Desa Tahap Januari–Maret 2026 Disalurkan, Pemdes N-3 Aek Nabara Pastikan Tepat Sasaran
Lapor Pak Komandan: Seorang Penadah Buah Sawit Inisial (A) Lagi Pesta Sabu di Desa Air Merah
TPS Pindah Diam-Diam, Warga Mekar Baru Kebagian Kebingungan: Ketika Sampah Lebih Cepat Bergerak daripada Musyawarah
Dapur MBG di Kapuas Hulu Jadi Sorotan, Warga Minta Bangunan Tak Hanya Kenyang Anggaran, Tapi Juga Kenyang Kualitas !!!
Sejumlah Pengunjung THM Terjaring Operasi Saber Bersinar BNNK Labura
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:22 WIB

PERBAKIN Kota Pontianak Gelar Pertandingan Menembak Antar Klub, Junjung Tinggi Sportivitas dan Raih Prestasi Terbaik

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:05 WIB

Wakapolres Apresiasi Kinerja Satres Narkoba Polres Labuhanbatu

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:59 WIB

BLT Desa Tahap Januari–Maret 2026 Disalurkan, Pemdes N-3 Aek Nabara Pastikan Tepat Sasaran

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:49 WIB

Lapor Pak Komandan: Seorang Penadah Buah Sawit Inisial (A) Lagi Pesta Sabu di Desa Air Merah

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:37 WIB

TPS Pindah Diam-Diam, Warga Mekar Baru Kebagian Kebingungan: Ketika Sampah Lebih Cepat Bergerak daripada Musyawarah

Berita Terbaru