Kado Pahit Akhir Tahun 2025, Warga Medan Korban TPPO, Walikota RIco Waas Abai?

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan
Terkaiit Korban Kasus TPPO Warga Medan Aktifis Gerbrak /KSJ Saharuddin mengatakan para pihak terkait terkesan abai dan tidak serius dalam menangani kasus TPPO ini padahal banyak masalah – masalah hukum sampai jaringan perdagangan orang yang terstruktur masif dan berbahaya yang bisa dibongkar habis.

“Walikota Medan melalui dinas terkait saya kira tidak mampu dan kami akan mengusulkan kepada DPRD Kota Medan agar menggelar Rapat Dengar Pendapat terkait masalah ini,” ungkapnya, Rabu (31/12/2025)

Lanjut Saharuddin mengatakan bahwa dirinya saja dengan segala keterbatasan melihat ini kasus serius mengancam hak asasi manusia dan warga medan yang dipimpin Walikota Medan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada apa mereka yang di beri amanah, di sumpah jabatan dan di gaji dan difasilitasi dengan menggunakan APBD yang bersumber dari pajak rakyat santai – santai saja, aneh ini menurut saya,” katanya

Sebelumnya,
Beberapa Perwakilan Lembaga Investigasi Seperti Forum Aksi Bersama Rakyat Sumatera Utara, LSM Penjara Indonesia Sumatera Utara, Gabungan Awak Media Medan Bersatu (GAMMB) melepas keberangkatan Aktifis Nasional Saharuddin ketua Umum Komunitas Sedekah Jum’at (KSJ) dan koordinator Nasional Gerakan Rakyat Berantas Korupsi (Gerbrak) untuk menindak lanjuti pernohonan pendampingan korban TPPO atas nama Nabila Aisyah, Selasa (30/12/2025).

Awaluddin Harahap bersama Rahmadsyah,Taufik Hidayat Aktifis yang tergabung dalam Kolaborasi Lembaga Investigasi Advokasi Dan Awak Media Nezza Syafitri Nasution Orang Tua Korban TPPO mengatakan aksn berkordinasi dengan Satgas Perlindungan dan Perempuan Anak (PPA) Kota Medan maupun Sumatera Utara

“Bagi bagi tugas bang, kami Di Medan dulu nanti kami nenyusul Bang Saharuddin setelah menyiapkan seluruh adminitrasi di sini,” ungkapnya, Selasa (30/12/2025)

Sebelumnya di beritakan, Nezza Syafitri Nasution Orang tua korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) memohon pendampingan kepada Komunitas Sedekah Jum’at dan Gebrak

Nezza mengatakan diirinya berharap Kolaborasi dari KSJ, Gerbrak dan Gabungan Awak Media Medan Bersatu (GAMMB) untuk melakukan Pendampingan terhadap anaknya korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) mencakup layanan terpadu seperti konseling psikologis, rehabilitasi kesehatan dan sosial, advokasi hukum, pelaporan, dan reintegrasi sosial agar korban pulih dan kembali ke masyarakat.

Saharudin Ketua Umum KSJ mengatakan kesiapannya mendampingi Nezza Safitri Nasution ke Pekanbaru untuk kasus TPPO

Baca Juga:  Diduga Langgar Spesifikasi Teknis dan Regulasi Konstruksi, Proyek Jalan Patok 50 Sungai Bulan Baru Seumur Jagung Sudah Rusak

“Insya Allah kita siap mendampingi Nezza Safitri Nasution, dimana anaknya menjadi korban TPPO di pekanbaru,” ungkapnya, Minggu (28/12/2025)

Sebelumnya Nezza Safitri Nasution mengatakan bahwa Minggu Malam Sekitar Jam 21.38 Wib (6/7/2025),anak kandungnya korban TPPO (Nabila Aisyah) dan sherlock lokasi kejadian Serta nomor WhatsApp diduga korban penyekapan.

Adapun dua Wanita Yang masih bawah umur diduga korban, yakni sdr.Nabila Aisyah (17), dan sdr.Nia Permata Sari Simatupang (18).

Nabila Aisyah (17) mengaku disekap, di tipu dalam hal dipekerjakan ke tempat hiburan malam yang sebutan cafe remang² dan disuruh untuk menggunakan baju Sex sambil disuruh melayani tamu para laki-laki hidung belang, di sebuah usaha cafe remang² milik Ririn tersebut yang berada di wilayah lipat kain kecamatan kampar kiri kabupaten Kampar provinsi Riau.

Kemudian, Nabila Aisyah (17) membenarkan dan menjelaskan kejadian tersebut kepada Athia wartawan dan mengaku ada lagi korban lainnya kerabatnya an. Nia Permata Sari Simatupang (18), sambil memohon untuk diselamatkan malam itu, Minggu (6/7/2025).

Saya sudah lolos dari cafe remang-remang milik Ririn dan Saya sedang perjalanan, kalau kawanku Nia Permata sari masih belum lolos, tolong bantu ya pak kasihan dia dikurung tadi, kami pun sempat disekap oleh dua orang laki-laki dan perempuan kalau perempuan namanya Yesi dan laki-laki bernama Brayan. Dan Ini nomor WA kawanku mohon bantu selamatkan ya pak ; keluhnya Nabila Aisyah pada malam itu, Minggu 6/7/2025

Lebih lanjut awak media melalui nomor WA Nia Permata Sari, juga membenarkan kejadian itu dan menjelaskan ;

Iy Pak, benar perisitiwa itu dan kawan saya sudah lolos setelah ada yang bayar ganti ongkos nya, dan saya masih di cafe remang² ini karena uangku belum ada, nggak dibolehkan pulang saya dari tempat usaha tempat cafe remang2 ini sebelum kubayar juga seperti kawanku.

Kami tidak tau Pak kalau kami dijual agensi untuk bos yang nyarik”kerja di usaha cafe remang2 seperti ini, rupanya kami dijual ke usaha cafe remang2 milik Ririn ini di wilayah lipat kain kec Kampar kiri, awalnya kami tidak tau sebelumnya., jelasnya Nia permata Sari sejak malam itu hingga pagi hari senin (7/7/2025).

Penulis : Nezza Safitri

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Nezza Safitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyalahgunaan BBM Subsidi Di SPBU-N 68.794.003 Kayong Utara Marak Tanpa Rekomendasi
‎Korem 121/Abw Gelar Upacara Bendera Mingguan sebagai Penguatan Jiwa Nasionalisme dan membentuk Disiplin
Polres Sintang Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026
Dituding Markup, Kadisnav Pontianak Pastikan Proyek Pagar Rumah Dinas Transparan dan Akuntabel
Sekdes Padang Kelapo Terseret Isu PETI, Polisi Akui Masuk Radar Penyelidikan
Profil Alfin Nomleni: Sukses Meraih 3 Medali Emas Olahraga Lari
Wisata Baru “Kampung Narkoba” Aek Paing: Destinasi Paling Aman di Bawah Lindungan Bendera.
Lapor Pak, (G) Sebagai Korlap (Dar) Diduga Edarkan Shabu Aek Paing Bawah ll, Ditindak Tegas.. !!
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 03:28 WIB

Penyalahgunaan BBM Subsidi Di SPBU-N 68.794.003 Kayong Utara Marak Tanpa Rekomendasi

Senin, 2 Februari 2026 - 14:07 WIB

‎Korem 121/Abw Gelar Upacara Bendera Mingguan sebagai Penguatan Jiwa Nasionalisme dan membentuk Disiplin

Senin, 2 Februari 2026 - 14:05 WIB

Polres Sintang Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Kapuas 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 14:00 WIB

Dituding Markup, Kadisnav Pontianak Pastikan Proyek Pagar Rumah Dinas Transparan dan Akuntabel

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:11 WIB

Sekdes Padang Kelapo Terseret Isu PETI, Polisi Akui Masuk Radar Penyelidikan

Berita Terbaru