Apresiasi Luar Biasa ! Keberanian Gakkum Sumatera Sikat Mafia Ilegal Logging Labura dari Hulu hingga Hilir Tuai Pujian Masyarakat.

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu Utara – Langkah berani dan tanpa kompromi, tanpa 86 yang ditunjukkan oleh Tim Operasi Gabungan Penegakan Hukum ( Gakkum ) Kementerian Kehutanan Sumatera dalam mengamankan 1.677 batang kayu bulat gelondongan asal Kabupaten Labuhanbatu Utara ( Labura ) di Asahan, telah memicu gelombang rasa kagum dan apresiasi yang luar biasa dari masyarakat.

Penindakan tegas ini dinilai sebagai pembuktian nyata bahwa negara tidak kalah oleh cengkeraman mafia perambah hutan yang selama beberapa tahun terakhir terkesan “kebal hukum” dan beroperasi secara terang-terangan.

Runtuh “Kesaktian” Satu Bendera Mafia Hutan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagaimana diketahui, hutan Labura merupakan salah satu lumbung hijau terakhir yang tersisa di Provinsi Sumatera Utara. Namun, kekayaan alam ini terus digerogoti secara masif. Selama bertahun tahun, aktivitas ilegal loging di wilayah ini berjalan mulus seolah tanpa hambatan.

Muncul Asumsi di tengah masyarakat bahwa hukum telah dikondisikan lewat “setoran bulanan”. Dengan menggunakan tameng satu bendera tertentu, para pelaku kejahatan lingkungan ini terkesan mendapat jaminan keamanan yang luar biasa yaitu : aman saat membabat di dalam hutan, aman saat mengangkut di jalan raya, dan aman saat mengolahnya di tempat penggergajian kayu ( Sawmill ).

Namun, “Kesaktian” bendera dan rantai mafia tersebut akhirnya rontok di tangan Tim Gabungan Gakkum Sumatera yang bergerak berani, bersih, dan tanpa rasa takut.

Harapan Baru Bagi Masyarakat Desa Poldung, Simonis dan Hatapang

Tindakan tegas dari hulu hingga ke hilir ini langsung disambut gembira oleh masyarakat Labura. Khususnya warga yang selama ini berada di garda terdepan dampak kerusakan lingkungan, seperti masyarakat di Desa Poldung ( Kecamatan Aek Natas ), serta Desa Hatapang ( Kecamatan NA IX-X ).

Operasi tangkap tangan dan penyitaan ribuan kayu log ini menjadi angin segar sekaligus pembuka mata bagi masyarakat, bahwa ditengah pesimisme yang ada, ternyata masih ada pejabat dan instansi penegak hukum yang bersih, berkomitmen, dan memiliki integritas tinggi untuk menyelamatkan bumi Labura.

Pernyataan Resmi LMR RI Komda Labura

Lembaga Missi Reclassering Republik Indonesia Komisariat Daerah Labuhanbatu Utara ( LMR RI Komda Labura ) melalui sekretarisnya, M.Daham, menyatakan kekaguman dan dukungan penuh atas langkah progresif yang diambil oleh tim bentukan Kementerian Kehutanan tersebut.

“Kami dari LMR RI Komda Labura sangat kagum dan berterimakasih yang sebesar-besarnya atas keberanian Tim Gabungan Gakkum Sumatera. Ini adalah bukti nyata bagi masyarakat di Desa Poldung, Simonis dan Hatapang bahwa keadilan dan hukum itu masih ada serta berfungsi dengan baik,” ujar M.Daham.

Lebih lanjut, M.Daham menegaskan bahwa LMR RI Komda Labura mendesak agar Tim Gabungan Gakkum Sumatera tidak berhenti pada tingkat penyitaan barang bukti di hilir saja.

“Kami meminta agar tim gabungan tetap tegak lurus menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Proses seluruh pelaku di hulu dan di hilir, pemodal, hingga oknum oknum yang membekingi aktivitas ilegal ini sampai ke akar-akarnya. Perbuatan mereka tidak hanya merusak ekosistem dan mengancam bencana alam bagi desa desa di Labura, tetapi juga secara nyata telah merugikan keuangan negara dalam skala yang sangat besar,” tegas sekretaris LMR RI Komda Labura tersebut menutup pernyataannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan PT. CUT Garap Hutan Lindung, Kini Picu Pertanyaan Publik: Sengketa Lahan Belum Tuntas, Kini Muncul Dugaan Perambahan Kawasan Lindung, Aparat Dan Bupatinye Jadi Penonton !!!
Lapas Rantauprapat Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Tanamkan Semangat Persatuan dan Perbaikan Diri
Polsek Na.IX-X Gelar Bakti Sosial Dan Beri Tali Asih, Baca Beritanya
Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian WBP, Lapas Rantauprapat Gelar Penanaman Bibit Padi
Masyarakat Geram, “Akan Bakar Bandar Sabu Apabila Polres Labusel Tidak Bertindak”
Advokat Anita Raj Punjabi Membela Seorang Bapak Yang Digugat Anak Kandungnya Karena Harta
Terduga Pengedar Diringkus Satres Narkoba Polres Labuhanbatu
Potret Duka Dunia Pers: Dari Warung Kopi ke Ruang Perawatan, Ketika Operasi Pekat Kepolisian Menyisakan Tanda Tanya di Semitau, Kapuas Hulu ???
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:05 WIB

Apresiasi Luar Biasa ! Keberanian Gakkum Sumatera Sikat Mafia Ilegal Logging Labura dari Hulu hingga Hilir Tuai Pujian Masyarakat.

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:05 WIB

Dugaan PT. CUT Garap Hutan Lindung, Kini Picu Pertanyaan Publik: Sengketa Lahan Belum Tuntas, Kini Muncul Dugaan Perambahan Kawasan Lindung, Aparat Dan Bupatinye Jadi Penonton !!!

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:47 WIB

Lapas Rantauprapat Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Tanamkan Semangat Persatuan dan Perbaikan Diri

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:55 WIB

Polsek Na.IX-X Gelar Bakti Sosial Dan Beri Tali Asih, Baca Beritanya

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:48 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian WBP, Lapas Rantauprapat Gelar Penanaman Bibit Padi

Berita Terbaru