Aparat Penegak Hukum Agar Segera Tindakan Kegiatan PETI di Areal Sungai Batang Suhaid

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapuas – Jumat (23 Januari 2026),
Situasi di Sungai Batang Suhaid, Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dilaporkan warga dalam kondisi mengkhawatirkan akibat maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Kondisi ini menyebabkan keresahan mendalam di kalangan masyarakat setempat karena dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Pencemaran Sungai: Aktivitas(PETI) menyebabkan air Sungai Batang Suhaid menjadi keruh dan tercemar, mengancam sumber air bersih yang digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Keresahan masyarakat:
Warga setempat resah karena ekosistem sungai rusak, bahkan dilaporkan banyak ikan-ikan mati akibat limbah tambang. Selain itu, dilaporkan adanya warga yang menderita gatal-gatal akibat dampak air yang tercemar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas Ilegal Masif:diduga Sekitar ratusan unit lanting (rakit penambangan)beroperasi di wilayah Kapuas Hulu khususnya kecamatan Suhaid, menunjukkan skala aktivitas yang sangat masif,

Polres Kapuas Hulu dan Polsek Suhaid Didorong Publik upaya penertiban, termasuk pemusnahan lanting(PETI) di Sungai Batang Suhaid.
Sosialisasi Bahaya: Pihak berwenang, termasuk Kapolsek Suhaid, terus mensosialisasikan bahaya (PETI)dan dampak buruknya terhadap lingkungan dan keselamatan warga.”Pinta”Publik

Praktik penambangan emas tanpa izin (PETI) yang diduga melibatkan atau “dibekingi” Oknum DPC Kapuas Hulu mengatasnamakan Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia(APRI)dan oknum aparat penegak hukum (APH) masih menjadi isu serius di awal tahun 2026.

Aktivitas(PETI)di kecamatan Suhaid Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dilaporkan masyarakat masih berlangsung tanpa penindakan yang tegas, memicu dugaan adanya pembiaran oleh oknum aparat setempat.

Publik mendesak KPK: Komisi Pemberantasan Korupsi menyelidiki aliran dana dari tambang ilegal yang diduga mengalir ke penyelenggara negara atau oknum penegak hukum sebagai bentuk suap atau gratifikasi.

⚠️ Catatan Redaksi:

Pemberitaan ini disusun berdasarkan temuan lapangan dan analisis regulasi. Seluruh pihak yang disebutkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga ada hasil pemeriksaan resmi dari lembaga berwenang.

Hingga berita ini diterbitkan,Warta Humas Redaksi media Tipikor Investigasi News Id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pahak terkait guna memenuhi asas keberimbangan informasi.

Sesuai dengan prinsip jurnalistik dan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, pihak-pihak yang disebutkan dalam laporan ini memiliki Hak Jawab dan Hak Koreksi untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut guna memastikan keberimbangan informasi.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: masyarakat setempat kecamatan Suhaid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Penampungan CPO Ilegal dan Pengelolaan Limbah B3 di Pontianak Utara Kebal Hukum: Pengawasan Pemkot Pontianak Lemah !!!
Selamat Kepada Bapak Jmbak Sembiring sebagai Pimpinan Bandar Sabu Sabu Di Labuhanbatu
Hari Ini Piala Bergilir PWI Labuhanbatu Resmi Dibuka
Tempat Refleksi Diduga Berkedok Prostitusi Marak Di Kota Pontianak: Pengawasan Pemkot Pontianak dan Fungsi Satpol PP Pontianak Kemana ???
Propam Polda Jambi, Tak Berdaya Dalam Menangani Angkutan Batu Bara
Lidah Kolektor Diduga Lebih Tajam dari Surat Peringatan: Dugaan Penghinaan Konsumen PT Nusantara Sakti Melawi Tuai Kecaman, Regulasi OJK Disorot!
Polemik Kasus Emas Di Bandara Singkawang Jadi Sorotan: Transparansi Penanganan, Pembuktian Legalitas Polres Singkawang Di Pertanyakan Serta Pengawasan Pemkot Singkawang Kemana ???
Melalui penyaluran BLT Desa, Pemerintah Desa N-3 Aek Nabara menunjukkan komitmen menghadirkan bantuan sosial yang efektif dan tepat guna bagi masyarakat.
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:30 WIB

Diduga Penampungan CPO Ilegal dan Pengelolaan Limbah B3 di Pontianak Utara Kebal Hukum: Pengawasan Pemkot Pontianak Lemah !!!

Senin, 13 Juli 2026 - 04:34 WIB

Selamat Kepada Bapak Jmbak Sembiring sebagai Pimpinan Bandar Sabu Sabu Di Labuhanbatu

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:32 WIB

Hari Ini Piala Bergilir PWI Labuhanbatu Resmi Dibuka

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:34 WIB

Propam Polda Jambi, Tak Berdaya Dalam Menangani Angkutan Batu Bara

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:09 WIB

Lidah Kolektor Diduga Lebih Tajam dari Surat Peringatan: Dugaan Penghinaan Konsumen PT Nusantara Sakti Melawi Tuai Kecaman, Regulasi OJK Disorot!

Berita Terbaru

Berita

Hari Ini Piala Bergilir PWI Labuhanbatu Resmi Dibuka

Sabtu, 11 Jul 2026 - 15:32 WIB