Tim Investigasi Temukan Dugaan Kenakalan Distribusi BBM Subsidi di SPBU 64.781.17 Samalantan

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKAYANG – Jumat (23/12/2026) Tim investigasi menemukan dugaan praktik penyimpangan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 64.781.17 yang berlokasi di Desa Samalantan, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang. Dugaan tersebut mencuat setelah tim mendapati aktivitas pelangsiran BBM subsidi menggunakan mobil bertangki modifikasi yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, BBM subsidi jenis tertentu diduga diangkut menggunakan kendaraan roda empat dengan tangki tambahan hasil modifikasi, sehingga mampu menampung BBM dalam jumlah besar. Praktik tersebut diduga dilakukan secara berulang dan terindikasi tidak diperuntukkan bagi konsumen umum.

Tim investigasi menduga kuat BBM subsidi yang dilangsir tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) atau dompeng yang masih marak beroperasi di wilayah sekitar Samalantan dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Modus pelangsiran menggunakan mobil bertangki modifikasi ini merupakan pola lama yang kerap digunakan untuk menyuplai BBM ke aktivitas ilegal. Jika benar, ini jelas merugikan negara dan masyarakat,” ujar salah satu anggota tim investigasi.

Selain dugaan penyimpangan distribusi, tim investigasi juga menyoroti sikap pengawas SPBU 64.781.17 yang dinilai tidak kooperatif. Tim mengaku telah berupaya melakukan konfirmasi secara langsung kepada pengawas SPBU guna memperoleh klarifikasi terkait temuan tersebut. Namun hingga kini, tidak ada jawaban ataupun penjelasan resmi yang diberikan.

Ironisnya, saat hendak dimintai keterangan, pengawas SPBU justru menuding awak media yang datang ke lokasi setiap hari hanya untuk “bersilaturahmi”, tanpa memberikan penjelasan substansial terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi yang terjadi.

Sikap tersebut dinilai memperkuat dugaan adanya kejanggalan dalam pengelolaan dan pendistribusian BBM subsidi di SPBU tersebut. Padahal, sesuai ketentuan, pengelola dan pengawas SPBU memiliki kewajiban untuk bersikap terbuka dan kooperatif terhadap upaya pengawasan serta konfirmasi dari media dan pihak terkait.

Tim investigasi menyatakan akan melaporkan hasil temuan ini kepada aparat penegak hukum, BPH Migas, serta pihak Pertamina agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh dan tindakan tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola maupun pengawas SPBU 64.781.17 belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan pelangsiran BBM subsidi menggunakan mobil bertangki modifikasi yang diduga diperuntukkan bagi aktivitas PETI atau dompeng.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kalimantan Barat

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikl
Lapas Rantauprapat Luncurkan Program INTEGRITAS Bentuk Reintegritas Warga Binaan
Didahului Pertengkaran dengan Adik Korban, Pria di Bilah Hulu Diduga Diserang Menggunakan Egrek hingga Terluka Parah
Suyanto Tanjung Diduga Memalsukan Akta Jual Beli (AJB), Kepada Media Mengku Hanya Kwitansi
Dari Bangunan Kosong di Torgamba, Polisi Amankan Seorang Pria dan Tiga Klip Diduga Berisi Sabu
Ratusan Karyawan PTPN IV Regional 1 Geruduk Polres Labuhanbatu, Desak Penanganan Kasus Curas Dituntaskan
Warga Desa Seberu Dapat Layanan Pemeriksaan Mata dan Vitamin Gratis
LBH Harimau Raya Soroti Tuduhan Rp11 Miliar Kas RW 011 Kapuk Muara: Jangan Jadikan Opini Sebagai Vonis
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Ikl

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Lapas Rantauprapat Luncurkan Program INTEGRITAS Bentuk Reintegritas Warga Binaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Didahului Pertengkaran dengan Adik Korban, Pria di Bilah Hulu Diduga Diserang Menggunakan Egrek hingga Terluka Parah

Selasa, 29 September 2026 - 11:59 WIB

Suyanto Tanjung Diduga Memalsukan Akta Jual Beli (AJB), Kepada Media Mengku Hanya Kwitansi

Senin, 28 September 2026 - 14:19 WIB

Dari Bangunan Kosong di Torgamba, Polisi Amankan Seorang Pria dan Tiga Klip Diduga Berisi Sabu

Berita Terbaru

Kesehatan

Ikl

Senin, 5 Okt 2026 - 09:08 WIB