JAKARTA,
Alarm darurat telah berbunyi! Indonesia berada dalam kondisi genting, layaknya sebuah kapal besar yang sedang bocor parah dan terancam karam.
Dari Sabang hingga Merauke, rakyat menyaksikan tragedi berulang: kekayaan negara dijarah oleh mafia korupsi dan rasa aman direnggut oleh maraknya tindak kejahatan tanpa henti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat krisis moral dan hukum ini, Salianto, S.M., M.M., Ketua Umum Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GEMPA Indonesia) dan Ketua GEMPI, angkat suara lantang.
Ia tidak ragu menyatakan bahwa Indonesia kini sedang ‘sakit parah’, dan jika tidak segera dioperasi, dampaknya akan fatal bagi masa depan bangsa.
Salianto menegaskan bahwa kegagalan penegakan hukum yang tuntas telah menciptakan iklim subur bagi para koruptor dan pelaku kriminal. Mereka hanya memperkaya diri dan kelompok, sementara rakyat menderita.
“Ini bukan lagi sekadar kasus, ini adalah penyakit sistemik. Oleh karena itu, kami menuntut Aparat Penegak Hukum untuk segera keluar dari zona nyaman. POLRI harus menjadi garda terdepan, didukung penuh oleh KPK dan KEJAGUNG, untuk melakukan penyelidikan tuntas terhadap semua kasus korupsi dan kejahatan yang meresahkan,” seru Salianto.
Ia menekankan bahwa penegakan kebenaran harus mutlak dan pembasmian kejahatan harus total demi mewujudkan Indonesia yang Bersih dari Korupsi dan Kejahatan.
Selain itu, POLRI juga wajib menjaga komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
GEMPA Indonesia dan GEMPI menyatakan komitmen mereka: “Kami siap menjadi mata dan telinga, siap membantu dan berkolaborasi dengan POLRI untuk menumpas habis Korupsi dan Kejahatan. Kami akan bahu-membahu menciptakan Kamtibmas agar tercipta Indonesia yang aman dan damai. Ini adalah seruan perang terhadap ketidakadilan!”
GEMPA Indonesia tidak akan mundur sejengkal pun dalam perjuangan suci ini. Kami tegaskan, tidak ada toleransi bagi para pengkhianat bangsa dan perusak kedamaian! Kapal negara ini harus diselamatkan sekarang juga.
Jika POLRI, KPK, dan KEJAGUNG tidak bertindak tegas dan sinergi total, maka sejarah akan mencatat bahwa mereka membiarkan Indonesia TENGGELAM dalam lumpur korupsi dan kejahatan! Kami tunggu aksi nyata, bukan janji semata!
Penulis : Dicky
Sumber Berita: Salianto, S.M, M.M
















