LABUHANBATU | GAPERTA.COM — Asisten Afdeling 3 Kebun Aek Nabara Utara (Kanau), PTPN IV, Vikri Hafisd, mendapat apresiasi dari salah seorang karyawan atas gaya kepemimpinannya yang dinilai sabar, bertanggung jawab, dan mampu menciptakan suasana kerja yang nyaman.
Apresiasi tersebut disampaikan Mansur, karyawan Afdeling 3 Kanau, saat diwawancarai di lapangan pada Sabtu (10/10/2026). Menurutnya, sikap kepemimpinan yang mengedepankan kesabaran dan komunikasi yang baik memberikan dampak positif terhadap kenyamanan karyawan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Saya sangat menyukai kepemimpinan Pak Vikri Hafisd. Beliau sabar dan tidak mudah marah, sehingga kami merasa nyaman dalam bekerja,” ujar Mansur.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan, suasana kerja yang kondusif turut mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Menurutnya, kondisi areal yang terawat, bersih, dan rapi juga membantu karyawan menjalankan tugas dengan lebih mudah.
“Karena itu, kami bisa bekerja dengan lebih nyaman. Areal yang bersih dan tidak dipenuhi semak memudahkan kami melaksanakan pekerjaan,” tambahnya.
KEPEMIMPINAN DAN TANGGUNG JAWAB DI LAPANGAN
Saat ditemui di ruang kantornya pada hari yang sama, Vikri Hafisd mengatakan bahwa menciptakan kenyamanan bagi karyawan merupakan salah satu hal penting dalam mendukung pencapaian hasil kerja yang optimal.
“Sebagai pemimpin, kita harus bisa memberikan rasa nyaman kepada karyawan dalam bekerja agar hasil pekerjaan dapat maksimal,” ungkap Vikri.
Terkait pertanyaan tim media mengenai kondisi Blok T3 yang disebut memiliki bagian dengan semak dan dinilai kurang terawat, Vikri memberikan penjelasan bahwa pemeliharaan areal dilakukan secara berkala sesuai rotasi kerja.
“Setiap rotasi, kami selalu melakukan perawatan areal blok. Jika terdapat bagian yang ditumbuhi semak, itu berada di kawasan DAS atau Daerah Aliran Sungai,” jelasnya.
Ia menerangkan, menurut penjelasannya, kawasan DAS tersebut dipertahankan dengan vegetasi untuk membantu mencegah erosi atau pengikisan tanah. Vikri juga menyebut pohon kelapa sawit yang tidak ditunas di kawasan tersebut merupakan pohon sawit jantan.
“Area DAS sengaja dipertahankan dengan vegetasi untuk mencegah erosi. Adapun pohon sawit yang tidak ditunas berada di kawasan DAS dan merupakan pohon sawit jantan,” katanya.
Vikri menegaskan bahwa pemeliharaan areal perkebunan tetap dilaksanakan sesuai kebutuhan dan rotasi yang berlaku.
PEMELIHARAAN AREAL PERLU DILIHAT SECARA PROPORSIONAL
Kenyamanan kerja, kedisiplinan, dan pemeliharaan lingkungan merupakan sejumlah aspek penting dalam mendukung aktivitas operasional perkebunan. Namun, kondisi setiap blok dan kawasan dengan fungsi lingkungan tertentu perlu dinilai berdasarkan karakteristik areal serta standar pemeliharaan yang berlaku.
Keterangan dari pihak karyawan maupun asisten afdeling menjadi bagian dari informasi awal mengenai situasi di lapangan. Untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh, kondisi Blok T3 dan kawasan DAS dapat ditinjau berdasarkan standar operasional perusahaan serta hasil pemeriksaan lapangan yang relevan.
Dengan demikian, informasi mengenai kondisi pemeliharaan areal dapat disampaikan secara objektif, sekaligus memberikan ruang bagi perusahaan untuk menjelaskan kebijakan pengelolaan perkebunan dan perlindungan kawasan DAS.
(AP)
GAPERTA.COM — Sajikan Yang Terbaik


















