Labuhanbatu – Ancaman narkoba di Kabupaten Labuhanbatu seolah tak kunjung usai. Belum lama sorotan terhadap jaringan lama pimpinan DWWO mereda, kini muncul kelompok baru yang makin leluasa bergerak. Warga menduga kuat kelompok ini telah mendapat perlindungan atau “lampu hijau” dari oknum tertentu, sehingga berani berkibar bebas tanpa rasa takut.
Berdasarkan keterangan warga yang merahasiakan identitas demi keselamatan, jaringan ini telah menyebar luas: dari Kecamatan Bilah Hulu, Bilah Hilir, hingga ke perbatasan Labuhanbatu Selatan.
Jaringan ini diduga dikendalikan oleh bandar lama yang kini pengaruhnya makin besar. Nama JBAK SM kini menjadi pembicaraan di setiap pelosok desa. Sedangkan di lapangan, penyaluran langsung dipimpin NP—sosok yang disebut makin menantang hukum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lokasi sarang dan titik rawan yang diketahui:
– Perbatasan Labuhanbatu Selatan dan Desa Lingga Tiga (Dusun Mualmas & Dusun Firdaus)
– Areal perkebunan kelapa sawit Desa Rintis
– Batas wilayah Dusun Mualmas dan Dusun Firdaus
Pusat pembagian disembunyikan di gubuk sederhana di tengah kebun sawit milik warga. Padahal nama dan lokasi ini kerap diberitakan, namun mereka tetap leluasa beroperasi seolah kebal hukum.
“Sudah lapor berkali‑kali, sudah sering dimuat berita, tapi tak ada yang berani menangkap. NP dan kawannya malah makin menantang, berita tak ada pengaruhnya. Apa hanya GSN saja yang disasar?” keluh warga dengan kecewa.
Tanggapan GANN Labuhanbatu:
Ketua GANN Labuhanbatu Hendra melalui juru bicaranya Kirman Dewantara meminta Aparat Penegak Hukum segera menindaklanjuti setiap informasi yang masuk soal peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
Saat informasi disampaikan lewat pesan pribadi kepada Kanit Reskrim Polsek Bilah Hulu, dijawab singkat: “Terima kasih informasinya.”
Mendesak Langkah Tegas Puncak Komando
Masyarakat belum puas hanya ucapan terima kasih. Kini mereka menuntut lebih keras:
– Kepada Kapolres Labuhanbatu
– Pihak Polda Sumatera Utara
– Komandan Kodim 0209/Labuhanbatu
Segera turun langsung, geledah titik rawan, dan tangkap seluruh jaringan sebelum masyarakat bersama tokoh agama terpaksa bertindak sendiri karena kehabisan kesabaran. Narkoba telah meresahkan dan mengancam masa depan generasi muda Labuhanbatu.

















