Ket.Gambar : Warga Binaan Saat Memberikan Pakan
Rantauprapat – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pembukaan sektor pembinaan kemandirian baru.
Sebanyak 250 ekor bibit ayam resmi mulai dibudidayakan di area peternakan Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Rabu (7/10/2026).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini melibatkan langsung Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah dibekali dengan pelatihan awal mengenai tata cara pemeliharaan ternak, pakan, hingga manajemen kesehatan hewan di bawah bimbingan dan pengawasan jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja).
Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Yosef Sihombing menyatakan bahwa program peternakan ayam ini dirancang tidak hanya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan lingkungan internal, tetapi juga sebagai sarana pembekalan keahlian wirausaha yang nyata bagi para warga binaan.
“Penerimaan 250 ekor bibit ayam ini menjadi langkah awal dari penguatan sektor peternakan di Lapas Rantauprapat, terang Kalapas.
Kami ingin memastikan warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh keterampilan praktis yang dapat langsung dimanfaatkan setelah bebas kelak,” ujar Kalapas.
Melalui keberlanjutan program pembinaan kemandirian ini, Lapas Kelas IIA Rantauprapat berharap dapat melahirkan sumber daya manusia yang mandiri, produktif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tutupnya.(Red)


















