Miris, Seorang Lurah Tidak Memiliki Rasa Kemanusiaan, Layak Dicopot..!!

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan
Selasa (30/12/2025), Seorang korban TPPO mendatangi kelurahan Tegal Sari II, kecamatan Medan area
Miris dan sadis lurah tidak perduli dan tidak mempunyai empati terhadap warga di lingkungannya.

Orang tua korban korban mengemis meminta bantuan kepada pemerintahan, tapi sangat disayangkan, saat di datangi mereka enggan menerima gagasan dari awak media.

Dimana seharusnya mereka merangkul dan menerima semua aspirasi masyarakat, yang sedang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orang tua korban Nezza Safitri meminta kepada Bapak walikota Medan, Ricco Waas dicopot lurah Tegal Sari II kecamatan Medan Area yang tidak mempunyai empati dan hati nurani.

Kepada korban (TPPO)
Nezza Safitri juga merasakan dimana pemimpin sebagai Lurah itu
Negara hadir disaat rakyatnya membutuhkan, terangnya.

Seharusnya ini sudah bagian tugas mereka yang selalu sigap dan mendampingi korban (TPPO) UU no.21/2002) dan komitmen pemerintahan, implementasi perlindungan korban di setiap siklus kejahatan (pencegahan, penindakan,
pemulihan). Namun saya merasakan.
Saya tidak dianggap menjadi warga negara Indonesia, saya merasakan orang asing bagi mereka, di negriku sendiri.

Baca Juga:  FRIC Kalbar Apresiasi Polda Kalbar, Operasi Ketupat Kapuas 2026 Berjalan Aman dengan Penurunan Kasus Signifikan

Nezza juga tidak mendapatkan keadilan sosial bagi dikelurahan Tegal Sari II kecamatan Medan area, tegasnya.

Mereka sudah bersumpah disaat mereka pertama menjabat, tapi mereka abaikan sumpah mereka kepada Tuhan. Yang seharusnya mereka mewakili rakyat, tapi mereka tutup mata kepada masyarakat,

Nezza Safitri merasakan pedih dan pilu, tidak mendapatkan keadilan bagi anaknya yang korban TPPO,
Nezza Safitri, akan melayangkan dan menyurati ke istana Negara,” Bapak Presiden Prabowo Subianto’,.bahkan akan menyurati menteri Perlindungan anak dan perempuan, pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Nezza Safitri Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Marbau Polres Labuhanbatu Melaksanakan GSN
Entikong Disorot, Pengamat Desak Kolaborasi Nyata Antar Instansi Tanpa Ego Sektoral!
Oknum Dokter Kecantikan Diduga Ikut Serta Dalam Aksi “KOBOI” Oknum Jaksa EMN
Dugaan Pungli RSUD Aek Kanopan : LMR RI Komda Labura Desak Kejati Sumut Tak Terbitkan SP3.
Klarifikasi Manajemen SPBU 66.796.04 Sayan Diragukan, Tim Investigasi Tantang Buka Rekaman CCTV
Pertanyaan Publik: Ada Apa Wilayah Hukum Polres Batang Hari, “Kasus Sitanggang”
FRIC Kalbar Apresiasi Polda Kalbar, Operasi Ketupat Kapuas 2026 Berjalan Aman dengan Penurunan Kasus Signifikan
Ketua DPW FRIC Kalbar Rabi bersama Wartawan Melawi Hadir Menghantar Jenazah Alm. Arion Oloan Manalu Wartawan DNIN.Co.Id di Belimbing
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 10:53 WIB

Polsek Marbau Polres Labuhanbatu Melaksanakan GSN

Jumat, 3 April 2026 - 09:52 WIB

Entikong Disorot, Pengamat Desak Kolaborasi Nyata Antar Instansi Tanpa Ego Sektoral!

Rabu, 1 April 2026 - 05:05 WIB

Oknum Dokter Kecantikan Diduga Ikut Serta Dalam Aksi “KOBOI” Oknum Jaksa EMN

Senin, 30 Maret 2026 - 07:29 WIB

Dugaan Pungli RSUD Aek Kanopan : LMR RI Komda Labura Desak Kejati Sumut Tak Terbitkan SP3.

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:01 WIB

Pertanyaan Publik: Ada Apa Wilayah Hukum Polres Batang Hari, “Kasus Sitanggang”

Berita Terbaru

Berita

Polsek Marbau Polres Labuhanbatu Melaksanakan GSN

Sabtu, 4 Apr 2026 - 10:53 WIB