Kodaeral I dan 12 Asosiasi Maritim Satukan Langkah, Keamanan hingga Infrastruktur Pelabuhan Belawan Jadi Sorotan

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026 - 10:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BELAWAN | GAPERTA.COM – Keamanan kawasan pelabuhan, kelancaran arus logistik, dan kesiapan infrastruktur merupakan tiga unsur penting yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun kekuatan ekonomi maritim. Menyadari pentingnya keterpaduan tersebut, Komando Daerah TNI Angkatan Laut I (Kodaeral I) terus memperkuat komunikasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan di kawasan Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Komitmen itu tercermin dalam audiensi Forum Komunikasi Maritim Pelabuhan Belawan yang dikoordinatori Prof. Dr. Haposan Siallagan, S.H., M.Hum., bersama Komandan Kodaeral I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., di Gedung Markas Komando Kodaeral I, Belawan, Kamis (5/11/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi kelembagaan, melainkan menjadi ruang komunikasi untuk mempertemukan kepentingan keamanan maritim dengan kebutuhan nyata para pelaku usaha dan masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada kawasan Pelabuhan Belawan.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua Belas Asosiasi Maritim, Satu Kepentingan Bersama

Forum Komunikasi Maritim Pelabuhan Belawan yang menghimpun 12 asosiasi dari sektor kepelabuhanan, logistik, perdagangan, transportasi, dan industri maritim membawa semangat kolaborasi untuk mendorong terciptanya kawasan pelabuhan yang semakin aman, tertib, produktif, dan berdaya saing.

Dalam audiensi tersebut, berbagai persoalan strategis menjadi perhatian bersama, mulai dari keamanan dan ketertiban kawasan pelabuhan hingga kondisi infrastruktur yang berpengaruh langsung terhadap mobilitas barang, kendaraan, serta aktivitas ekonomi.

Sejumlah kebutuhan infrastruktur yang mengemuka meliputi perbaikan jalan akses pelabuhan, pembenahan sistem drainase, dan peningkatan penerangan jalan umum.

Persoalan tersebut menjadi perhatian penting karena kelancaran aktivitas kepelabuhanan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas bongkar muat dan transportasi laut, tetapi juga kesiapan sarana pendukung di kawasan daratan.

Jalan akses yang memadai, drainase yang berfungsi optimal, serta penerangan yang baik merupakan bagian dari kebutuhan dasar untuk mendukung keselamatan, keamanan, dan efisiensi operasional pelabuhan.

Keamanan Maritim dan Infrastruktur Harus Berjalan Beriringan

Pelabuhan Belawan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan perdagangan dan distribusi logistik di Sumatera Utara. Karena itu, penguatan keamanan kawasan pelabuhan perlu berjalan seiring dengan pembenahan infrastruktur dan peningkatan koordinasi antarlembaga.

Dalam konteks tersebut, Kodaeral I memandang bahwa terwujudnya lingkungan maritim yang kondusif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.

TNI Angkatan Laut memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut, sementara pemerintah, pengelola pelabuhan, asosiasi, dan pelaku usaha memiliki kontribusi penting dalam mendukung kelancaran kegiatan ekonomi maritim.

Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat komunikasi, mempercepat penyampaian aspirasi, serta membuka peluang penyelesaian berbagai persoalan secara terkoordinasi.

Sebab, pelabuhan yang kuat bukan hanya pelabuhan yang memiliki aktivitas perdagangan tinggi, melainkan juga kawasan yang mampu memberikan rasa aman, kepastian operasional, dan dukungan infrastruktur yang memadai.

Kodaeral I Perkuat Kemitraan dengan Komponen Maritim

Audiensi tersebut sekaligus memperlihatkan keterbukaan Kodaeral I dalam membangun hubungan kelembagaan dengan berbagai komponen maritim di wilayah kerjanya.

Melalui komunikasi yang berkesinambungan, aspirasi para pemangku kepentingan dapat menjadi bahan koordinasi untuk mendukung terciptanya lingkungan pelabuhan yang semakin kondusif.

Pertemuan ini juga memiliki makna strategis dalam memperkuat kepercayaan antara institusi pertahanan negara dan kalangan pelaku usaha, terutama dalam menghadapi dinamika keamanan serta tantangan pengembangan kawasan maritim.

Kebersamaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum audiensi, tetapi dapat terus dikembangkan melalui koordinasi dan langkah-langkah konkret sesuai kewenangan setiap pihak.

Belawan sebagai Penggerak Ekonomi Sumatera Utara

Di tengah kebutuhan peningkatan daya saing sektor maritim, Pelabuhan Belawan memiliki arti penting sebagai salah satu simpul kegiatan ekonomi dan perdagangan di wilayah Sumatera Utara.

Karena itu, perhatian terhadap keamanan, ketertiban, aksesibilitas, dan kualitas infrastruktur kawasan pelabuhan menjadi kepentingan bersama yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.

Audiensi antara Kodaeral I dan Forum Komunikasi Maritim Pelabuhan Belawan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat kesamaan pandangan bahwa pembangunan kawasan maritim tidak dapat dilakukan secara terpisah oleh masing-masing institusi.

Diperlukan komunikasi yang terbuka, pembagian peran yang jelas, serta kemauan untuk membangun kerja sama berkelanjutan.

Kemajuan Pelabuhan Belawan bukan semata-mata diukur dari besarnya aktivitas perdagangan, tetapi juga dari kemampuan seluruh pemangku kepentingan menciptakan kawasan yang aman, tertib, efisien, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, Kodaeral I bersama komponen maritim diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendukung terwujudnya Pelabuhan Belawan sebagai kawasan maritim yang tangguh, produktif, dan semakin berdaya saing.

(Bambang Hermanto)

Follow WhatsApp Channel gaperta.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Paluta Ingatkan ASN Jadi Teladan, Tegaskan Disiplin Berlalu Lintas Berlaku Tanpa Pandang Bulu
Imigrasi Entikong Jemput Bola ke Noyan, Program TASBARA Permudah Warga Perbatasan Urus Paspor
Brigjen TNI (Mar) Asril Tanjung menggantikan Brigjen TNI (Mar) Ali Bahar Saragih sebagai Wakil Komandan Kodaeral I. Pergantian jabatan menjadi momentum memperkuat kesinambungan kepemimpinan dan kesiapan organisasi.
Bupati Sokhiatulo Laia Hadiri Peletakan Batu Pertama SMP Tunas, Harapan Baru Pendidikan Anak Kepulauan Nias Selatan
Direktur Intelejen Keimigrasian Secara Langsung Berikan Penghargaan Pada Kakanim Belawan Eko Yudis Parlin Rajagukguk
Dugaan Harga Berlipat, Siapa yang Menanggung Beban?
Harumkan Nama Desa Siulak Panjang, Tesa dan Monia Raih Juara I Fashion Show Busana Melayu di Jambore PKK Siulak 2026
7 Polisi Dimutasi Usai Gerebek Kasus Narkoba Libatkan 3 Anggota DPRD, Dugaan Pelanggaran SOP Dipertanyakan Publik
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:27 WIB

Kapolres Paluta Ingatkan ASN Jadi Teladan, Tegaskan Disiplin Berlalu Lintas Berlaku Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 5 November 2026 - 10:38 WIB

Kodaeral I dan 12 Asosiasi Maritim Satukan Langkah, Keamanan hingga Infrastruktur Pelabuhan Belawan Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 09:47 WIB

Imigrasi Entikong Jemput Bola ke Noyan, Program TASBARA Permudah Warga Perbatasan Urus Paspor

Kamis, 5 November 2026 - 09:31 WIB

Brigjen TNI (Mar) Asril Tanjung menggantikan Brigjen TNI (Mar) Ali Bahar Saragih sebagai Wakil Komandan Kodaeral I. Pergantian jabatan menjadi momentum memperkuat kesinambungan kepemimpinan dan kesiapan organisasi.

Rabu, 4 November 2026 - 10:24 WIB

Bupati Sokhiatulo Laia Hadiri Peletakan Batu Pertama SMP Tunas, Harapan Baru Pendidikan Anak Kepulauan Nias Selatan

Berita Terbaru