Mau Pemilu, Muhadjir Effendy Ajak Doakan Indonesia Damai di Haul Akbar Kyai Ageng Basyariyah

Minggu, 6 Agustus 2023 – 20:39 WIB

 Jakarta – Memasuki tahun Pemilu 2024 saat ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengajak semua pihak untuk mendoakan Indonesia agar berjalan damai. 

Baca Juga :

Progresif Kalsel Serukan Anak Bangsa Rayakan Kebhinekaan

Itu disampaikan oleh Muhadjir ketika menghadiri Haul Akbar Leluhur dan Dzuriyah Kyai Ageng Basyariyah Sewulan, di Ponpes Al Hidayah Kutorejo, Mojokerto, Sabtu malam 5 Agustus 2023. Haul ini dihadiri ribuan jamaah, 157 kyai dari berbagai daerah di Indonesia.

Ini juga menjadi momentum untuk mendoakan Indonesia yang sebentar lagi akan menyelenggarakan HUT pada 17 Agustus. Tentu juga dalam menghadapi pemilu yang digelar serentak pada14 Februari 2024 nanti. 

Baca Juga :

2 Pria yang Dihajar Rudy Golden Boy Minta Maaf dan Sepakat Berdamai

Muhadjir hadir dalam kapasitas sebagai keluarga besar Dzuriyah Kyai Ageng Basyariyah Sewulan. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu juga merupakan salah seorang keturunan Kiai Ageng Hasan Besari, Tegalsari, Ponorogo dan juga Kiai Ageng Basyariyah, Sewulan. 

Nenek moyang Muhadjir, Raden Qosim (menantu Kiai Ageng Basyariyah) menikah dengan Nyai Lidah Hitam atau Siti Fatimah Binti K.A. Basyariyah. Keduanya adalah Pendiri Perdikan dan Ponpes Tawangsari, Tulungagung. 

Baca Juga :

Muhadjir Kasih Arahan ke Gus Yaqut untuk Lakukan Pembinaan Ponpes Al-Zaytun

”Garis keturunan kita merupakan para mujahid dan pejuang bangsa serta cikal bakal berkembangnya Islam di Indonesia. Maka dari itu, kita juga harus mendoakan mereka agar diterima di sisi terbaik Allah SWT,” kata Muhadjir.

Mendoakan Indonesia agar senantiasa aman dan damai dalam menyelenggarakan pemilu ini, juga menjadi perhatian dan permintaan dari Muhadjir kepada ribuan peserta yang hadir. “Kita juga mendoakan agar pemilu nanti berjalan aman, damai, dan demi kebaikan semua,” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut.

Halaman Selanjutnya

Lebih lanjut dijelaskan oleh Muhadjir, bahwa semangat para kyai dan pendahulu dalam mempersatukan bangsa perlu dijaga dan dirawat. Maka saat ini pun harus dijaga terus untuk merawat persatuan bangsa itu.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *