Kemenhub Klaim 80 Persen Lebih Penerbangan saat Libur Nataru Tepat Waktu

Selasa, 2 Januari 2024 – 22:36 WIB

Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara melaporkan, total penerbangan rute domestik selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024 mencapai 26.942 penerbangan.

Baca Juga :

Pesawat Penjaga Pantai Jepang Tabrak Armada Japan Airlines di Haneda, 5 Awak Tewas

“Dari tanggal 19 Desember 2023 hingga 1 Januari 2024, total jumlah penerbangan adalah 26.942 penerbangan dengan rata-rata persentase OTP (On Time Performance) dari 13 maskapai adalah 81,05 persen,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, M. Kristi Endah Murni, dalam keterangannya, Selasa, 2 Januari 2024.

Dia menegaskan, faktor OTP dinilai sangat penting, karena merupakan ukuran kinerja maskapai penerbangan dalam memberikan layanan secara tepat waktu.

Baca Juga :

Pesawat Japan Airlines Terbakar Bandara Haneda, 112 Penerbangan Domestik Jepang Dibatalkan

Ilustrasi Malaysia Airlines Penerbangan MH370

Sementara tiga maskapai dengan total penerbangan domestik terbanyak selama periode Nataru, antara lain yakni Lion Air, Citilink, dan Batik Air. Sementara itu, tiga maskapai dengan persentase OTP tertinggi adalah Citilink, Trigana Air, dan Pelita Air.

Baca Juga :

Pesawat Japan Airliness Terbakar di Landasan Pacu Bandara Haneda, 379 Penumpang Dievakuasi

“Capaian OTP tersebut sebagai hasil kerja sama seluruh pihak, baik penyelenggara bandara, badan usaha angkutan udara, penyelenggara navigasi, Kementerian dan Lembaga terkait, serta tentunya masyarakat pengguna jasa transportasi udara,” ujarnya.

Dia menambahkan, pencapaian OTP dapat diwujudkan dengan menjaga kinerja seluruh faktor pendukung. Yakni mulai dari kelancaran di sisi darat saat penumpang tiba di bandara, hingga kelancaran di sisi udara terkait pengaturan pergerakan pesawat menuju taxiway sampai runway dan pengaturan lalu lintas penerbangan.

Ilustrasi - Penerbangan kargo di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati.

Ilustrasi – Penerbangan kargo di Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati.

“Serta dengan terus meningkatkan penerapan A-CDM (Airport – Collaborative Decision Making),” kata Kristi.

Selain maskapai penerbangan, Kristi memastikan pihaknya juga memonitor 51 Bandar Udara. Pada periode yang sama, total pesawat tumbuh 5,5 persen dari tahun 2022 yakni sebanyak 26.942 pesawat. Sementara untuk total penumpang tumbuh 9,4 persen yakni sebanyak 3.277.355 penumpang, dan total kargo tumbuh 1,3 persen yakni sebesar 27.708 ton. 

Dari 51 bandara pemantauan, lanjut Kristi, terdapat lima bandara dengan trafik penerbangan domestik tertinggi. Kelimanya adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bandara Internasional Juanda, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dan Bandara Internasional Kualanamu.

“Kami berharap seluruh maskapai penerbangan dan bandara dapat memberikan pelayanan prima bagi masyarakat hingga akhir masa Nataru besok untuk angkutan udara yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Source : Dok Humas Pemprov Jabar.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *