Jet Tempur Israel Bom Rumah Ayah Pentolan Pasukan Elite Hamas Palestina

Rabu, 11 Oktober 2023 – 18:49 WIB

VIVA – Serangan balasan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di hari keempat Operasi Pedang Besi (Operation Iron Swords) menargetkan sejumlah titik vital pejuang Hamas Palestina di Jalur Gaza, Rabu 11 Oktober 2023.

Baca Juga :

Muhammadiyah Singgung Impotensi PBB Saat Perang Israel dan Hamas di Gaza Palestina

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari ANI News, salah satu serangan terbesar adalah saat sejumlah jet tempur militer Israel membombardir Universitas Islam Gaza.

Kampus tersebut diyakini militer Israel sebagai basis kekuatan politik dan militer Hamas Palestina, di seluruh wilayah Gaza.

Baca Juga :

Peran Rudal Rusia dan Korut di Balik Serangan Hamas Palestina ke Israel Terbongkar

“Baru-baru ini jet tempur menyerang Universitas Islam, yang berfungsi sebagai pusat kekuatan politik dan militer penting bagi organisasi teroris Hamas di Jalur Gaza,” bunyi pernyataan Pasukan Pertahanan Israel.

VIVA Militer: Jet tempur militer Israel membombardir Gaza, Palestina

Baca Juga :

Persiapan Perang Israel, Toko-toko Tutup Hingga Deretan Tank Berbaris di Utara

“(Universitas Islam juga berperan sebagai) lembaga pelatihan untuk pengembangan dan produksi senjata,” lanjut pernyataan militer Israel.

Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Letnan Kolonel Jonathan Conricus, menyatakan pihaknya telah mengerahkan 300.000 pasukan ke perbatasan Gaza.

Pasukan tersebut terdiri dari pasukan organik dan komponen cadangan, termasuk pasukan inti artileri dan unit lapis baja yang tergabung dalam sejumlah divisi dan brigade.

“Kami telah mengirimkan pasukan lapis baja, inti artileri, dan banyak pasukan lainnya dari cadangan. Jumlahnya 300.000 di brigade dan divisi yang berbeda. Dan mereka sekarang berada di dekat Jalur Gaza,” ujar Conricus.

VIVA Militer: Pimpinan Brigade Izz ad-Din al-Qassam, Mohammed Deif

VIVA Militer: Pimpinan Brigade Izz ad-Din al-Qassam, Mohammed Deif

“Mereka siap melaksanakan misi yang ditetapkan pemerintah Israel dan memastikan bahwa di akhir perang, Hamas tidak akan memiliki kemampuan militer yang bisa mengancam atau membunuh warga negara Israel,” katanya.

Lebih lanjut Conricus menyatakan, serangan udara militer Israel berlanjut di daerah Al-Furqan, Gaza.

Serangan menargetkan 200 titik di wilayah itu, termasuk rumah ayah pentolan Brigade Izz ad-Din al-Qassam, yang merupakan sayap militer Hamas, Mohammad Deif.

Halaman Selanjutnya

Pasukan tersebut terdiri dari pasukan organik dan komponen cadangan, termasuk pasukan inti artileri dan unit lapis baja yang tergabung dalam sejumlah divisi dan brigade.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *