Indonesia Bisa Manfaatkan Tech Winter Perkuat Ekosistem Bisnis Digital

Selasa, 26 September 2023 – 20:24 WIB

Jakarta – Ekosistem teknologi global sedang menghadapi tantangan besar yang dikenal sebagai tech winter. Fenomena ini mengacu pada periode penurunan investasi dan ketidakpastian yang dapat mengancam pertumbuhan industri teknologi.

Baca Juga :

Mahfud MD Ancam Pidanakan Perusahaan Gelapkan Lahan Sawit, Waspada!

Merespons hal itu, Digiasia Bios melalui posisinya sebagai perusahaan Embedded Finance as a Service (EFaaS), menghadirkan solusi inovatif dan turut mendukung pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia.

“Sebagai perusahaan EFaaS pertama di Indonesia, kami memiliki misi untuk memberdayakan layanan keuangan di Indonesia dan mendemokratisasikan layanan perbankan yang sudah ada. Hal ini kami lakukan agar mitra kami dapat mengembangkan strategi perusahaan yang kokoh untuk bertahan dalam persaingan yang ketat,” kata Pendiri Digiasia Bios, Alexander Rusli dalam keterangannya Selasa, 26 September 2023.

Baca Juga :

Bakrie & Brothers Resmikan PLTS Atap, Komitmen Genjot Industri Hijau

Dia mengungkapkan, perusahaannya memiliki ambisi besar untuk mempercepat inklusi keuangan melalui lisensi dan teknologi yang dimilikinya. Sebagai EFaaS, Digiasia Bios berfungsi sebagai medium integrasi antara 4 blok ekosistem digital utama: platform B2B SaaS, platform B2C SaaS, institusi keuangan berlisensi, dan jaringan retail offline.

“Dari keempat lisensi teknologi yang dimiliki, yaitu KasPro, KreditPro, RemitPro, dan DigiBos, kami memungkinkan para mitra untuk membangun sistem konstruksi mandiri atas aplikasi/platform keuangan/fintech yang sudah mereka miliki. Kami ingin membantu para mitra menghadirkan pengalaman bertransaksi yang menyenangkan melalui omnichannel kepada target pengguna aplikasi mereka,” jelasnya.

Baca Juga :

Kemenperin Dukung Industri Serat Rayon dari Austria Investasi USD 100 Juta Hasilkan Produk Hijau

Ilustrasi fintech.

Dalam skema strategi integrasi ekosistem digital saat ini, Digiasia Bios telah menghadirkan portal integrasi layanan keuangan, termasuk layanan pembayaran untuk konsumen dan B2B, sistem point of sale lending, pinjaman B2B, serta layanan perbankan (CASA).

Menurutnya, di masa depan, Digiasia Bios akan terus memperluas portofolio layanan keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia.

“Dengan visi dan inovasi yang kami miliki, menunjukkan bahwa dalam menghadapi tech winter, Indonesia memiliki kekuatan untuk memimpin transformasi digital dan memperkuat ekosistem bisnis digitalnya. Konsep bisnis EFaaS membuka peluang besar dalam perjalanan ini, mendukung pertumbuhan bisnis digital yang berkelanjutan, serta memastikan inklusi keuangan bagi semua warga negara Indonesia,” tutupnya.
 

Halaman Selanjutnya

Menurutnya, di masa depan, Digiasia Bios akan terus memperluas portofolio layanan keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *