Hanya 2 Negara di Dunia yang Punya Pesawat Antinuklir

Senin, 29 Januari 2024 – 11:09 WIB

VIVA Tekno – Pesawat udara memiliki berbagai fungsi tergantung pada jenisnya. Secara umum, pesawat digunakan sebagai sarana transportasi udara untuk kepentingan komersial, terutama sebagai angkutan penumpang.

Baca Juga :

AS: Kami Tak Lagi Punya Uang Untuk Biayai Perang Ukraina

Namun, terdapat pula pesawat yang didedikasikan sebagai bagian dari strategi pertahanan terhadap ancaman nuklir. Pesawat antinuklir ini tidak memiliki penamaan spesifik.

Hal itu karena tujuannya adalah untuk digunakan dalam konteks perang nuklir, situasi bencana, atau konflik berskala besar lainnya yang dapat membahayakan keberlanjutan pemerintahan. Berikut adalah daftar negara yang memiliki pesawat antinuklir.

Baca Juga :

Drone Misterius Bunuh Tentara Amerika, Donald Trump: Serangan Kurang Ajar!

VIVA Militer: Pesawat khusus perang nuklir Amerika Serikat, Boeing 747 E4-B

Baca Juga :

Amerika Nilai Rencana Israel Serang Lebanon Blunder, Cuma Cari Mati

Pesawat antinuklir milik Rusia yakni Ilyushin II-80 yang dimodifikasi dari Ilyushin II-86. Pesawat yang merupakan stasiun komando udara dengan peralatan komunikasi khusus yang terdapat pada kanopi badan pesawat tersebut.

Jika terjadi perang nuklir, Rusia akan menggunakan pesawat ini untuk memastikan garis komando dan komunikasi yang berkelanjutan, untuk melakukan serangan balik atau untuk menarik pasukan. IL-80 dapat mengisi bahan bakar saat terbang, sehingga memungkinkan tetap berada di udara dalam waktu yang lama.

Seperti Rusia, Amerika Serikat (AS) juga memiliki pesawat antinuklir. Vladimir Putin telah memperingatkan kekuatan nuklir, angkatan udara AS segera menyiapkan bom anti nuklir dan melakukan latihan Nebraska.

VIVA Militer: Pesawat khusus perang nuklir Amerika Serikat, Boeing 747 E4-B

VIVA Militer: Pesawat khusus perang nuklir Amerika Serikat, Boeing 747 E4-B

Pesawat tersebut berjenis Boeing-747, yang kemudian diubah menjadi Boeing E-4B. Pesawat ini merupakan armada milik AS sejak tahun 1970-an dan biasa dikenal dengan nama Nightwatch. Boeing E-48 tidak memiliki jendela, namun dilengkapi dengan perisai khusus untuk melindungi penumpang dan awak pesawat dari efek senjata nuklir.

Halaman Selanjutnya

Jika terjadi perang nuklir, Rusia akan menggunakan pesawat ini untuk memastikan garis komando dan komunikasi yang berkelanjutan, untuk melakukan serangan balik atau untuk menarik pasukan. IL-80 dapat mengisi bahan bakar saat terbang, sehingga memungkinkan tetap berada di udara dalam waktu yang lama.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *