DPD RI Usul Amandemen UUD 45: MPR Kembali Pilih Presiden

Senin, 14 Agustus 2023 – 14:46 WIB

Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla Mattalitti mengatakan, pihaknya mengusulkan lima poin terkait amandemen UUD 1945. Lima poin tersebut berdasarkan hasil Sidang Paripurna pada 14 Juli 2023 kemarin. 

Baca Juga :

Mardiono Ingatkan Foto Jokowi Tak Dipakai untuk Kampanye

La Nyalla menerangkan, poin pertama proposal kenegaraan dari DPD tersebut ingin mengembalikan MPR sebagai lembaga tertinggi negara. Sehingga nantinya berwenang menetapkan TAP MPR sebagai produk hukum dan menyusun haluan negara sebagai panduan kerja presiden.

“MPR yang memilih dan melantik Presiden. Serta MPR yang mengevaluasi kinerja Presiden di akhir masa jabatan,” kata La Nyalla dalam keterangan resminya diterima awak media, Senin, 14 Agustus 2023. 

Baca Juga :

Mahfud MD Tak Masalah MPR dan DPD Amandemen UUD 1945

Kedua, MPR membuka peluang ada anggota DPR berasal dari peserta pemilu unsur perseorangan atau nonpartisan. Selama ini, anggota DPR hanya berasal dari anggota partai politik.

Baca Juga :

Jokowi Singgung Sebutan ‘Pak Lurah’, Golkar: Itu Cuma Humor

La Nyalla menyebut tidak adil apabila proses pembuatan UU hanya diserahkan kepada anggota DPR dari unsur anggota parpol. Pasalnya, kata La Nyalla, dengan instrumen yang ada saat ini, anggota parpol terkesan hanya mewakili kepentingan partai dan tunduk kepada arahan Ketua Umum Partai.

“Sehingga anggota DPD RI, yang dipilih melalui pemilu legislatif, berada di kamar DPR RI sebagai anggota DPR dari unsur perseorangan,” kata La Nyalla.

Halaman Selanjutnya

Kemudian proposal ketiga, usulan DPD, utusan daerah dan utusan golongan diisi melalui mekanisme bottom-up. Jadi, komposisi utusan daerah itu nantinya mengacu kepada kesejarahan wilayah serta suku dan penduduk asli Nusantara.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *