Ahli Beberkan Waktu Makan yang Bisa Kecilkan Lemak Perut Membandel, Pukul Berapa?

Senin, 4 Maret 2024 – 15:00 WIB

VIVA Lifestye – Seorang dokter Florida membagikan waktu terbaik untuk makan yang diyakini bisa mengecilkan lingkar pinggang.

Baca Juga :

Ternyata Bukan Nasi, Ahli Gizi Ungkap Makanan yang Bikin Berat Badan Naik Drastis

“Memulai hari Anda pada jam 6 pagi dan mengakhiri aktivitas pada jam 10 malam, itu selaras dengan ritme sirkadian alami tubuh,” kata Dr. Naheed Ali, ahli kardiologi, pencitraan jantung, dan penyakit dalam, melansir New York Post Health, Senin, 4 Maret 2024.

“Memasukkan pendekatan ini ke dalam waktu makan Anda, terutama untuk sarapan dan makan malam, dapat semakin meningkatkan kemampuan tubuh untuk membakar lemak perut,” jelasnya.

Baca Juga :

Benarkah Minum Air Dingin Setiap Hari Bisa Berdampak Buruk? Begini Penjelasannya

Lemak berlebih di perut indikasi obesitas.

Lemak subkutan adalah lemak perut yang bisa kita lihat dan bisa cubit. Lemak visceral, lemak yang disimpan jauh di dalam perut, di sekitar lambung, hati, dan usus, bisa menjadi jenis lemak paling berbahaya karena mengeluarkan zat beracun yang meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan peradangan.

Baca Juga :

Manfaat Buah Alpukat untuk Kesehatan Kulit, Membantu Lebih Cerah dan Lembap

Membatasi makan pada waktu-waktu tertentu telah terbukti bisa mengurangi lemak visceral. “Sarapan idealnya dikonsumsi dalam waktu satu jam setelah bangun tidur, sekitar jam 7 pagi untuk meningkatkan metabolisme,” saran Ali.

Dia menambahkan: “Sebaliknya, makan malam harus dikonsumsi setidaknya dua hingga tiga jam sebelum tidur, sekitar jam 7 malam, untuk memastikan bahwa tubuh memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan sebelum laju metabolisme melambat saat tidur.”

Metabolisme adalah proses mengubah makanan menjadi energi. Mereka yang memiliki metabolisme cepat membakar lebih banyak kalori – bahkan saat istirahat.

Sebuah penelitian menemukan bahwa tubuh membakar kalori paling sedikit pada malam “biologis” dan paling banyak kalori pada sore dan malam hari “biologis”.

Penelitian tahun 2019 merekomendasikan makan dua hingga tiga kali sehari, terutama sarapan, membuat makanan terakhir hari itu antara jam 3 dan 4 sore, menghindari ngemil di malam hari, dan perut akan berpuasa selama 12 hingga 16 jam.

Mengikuti jadwal tersebut dapat menurunkan kolesterol, peradangan, dan rasa lapar sekaligus meningkatkan ritme sirkadian, yaitu jam biologis 24 jam yang mengontrol pola tidur, pelepasan hormon, nafsu makan, pencernaan, dan suhu tubuh.

Ilustrasi sedang makanan.

Ilustrasi sedang makanan.

Ali juga membagikan jadwal makannya, dan mengatakan bahwa jadwalnya “mendukung sensitivitas insulin dan membantu mengatur hormon rasa lapar sepanjang hari, sehingga membantu pengurangan lemak perut.”

Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas yang mengatur kadar gula darah. Lemak perut dan gaya hidup yang tidak banyak bergerak dapat menyebabkan resistensi insulin, yang dapat menyebabkan pradiabetes dan diabetes tipe 2.

Halaman Selanjutnya

Metabolisme adalah proses mengubah makanan menjadi energi. Mereka yang memiliki metabolisme cepat membakar lebih banyak kalori – bahkan saat istirahat.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *